Halsel, jendelamalut.com – Operasi Keselamatan Lalulintas yang dilaksanakan oleh Satuan Lalulintas Polres Halmahera Selatan telah berjalan selama 10 hari. Hasil pantau di lapangan menunjukkan bahwa ketertiban masyarakat telah mengalami peningkatan yang sangat signifikan, Kamis (20/2/2025).
Beberapa lokasi yang biasanya menjadi kantong pelanggaran lalulintas kini mulai tertib dalam berlalu lintas, terutama dalam penggunaan helm. Namun, masih ada beberapa pengguna jalan yang hanya tertib ketika melihat petugas lalulintas.
Pelaksanaan operasi ini didominasi dengan edukasi melalui pendekatan langsung kepada masyarakat, termasuk siswa-siswi di sekolah-sekolah. Selain itu, juga dilakukan publikasi di pusat keramaian menggunakan mikrofon, penyebaran leaflet, serta penyebaran informasi di media sosial oleh satgas Preemtif dan satgas preventif.
Satgas Gakkum juga melakukan penindakan terhadap pelanggar yang dapat menimbulkan fatalitas kecelakaan. Sebanyak 50 pelanggar telah ditindak tegas berupa tilang, yang mayoritas merupakan pelanggaran tidak menggunakan helm.
Selain itu, juga dilakukan teguran terhadap kurang lebih delapan ratus pelanggar. Teguran ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan lalulintas.
Dalam rangkaian operasi keselamatan, Satuan Lalulintas Polres Halmahera Selatan juga melaksanakan kegiatan kesiapan menghadapi Lebaran 1466 H. Kegiatan ini melibatkan pihak Jasaraharja, Dinas Perhubungan, serta PUPR melakukan pemeriksaan jalan dan jembatan yang rusak.
Selain kegiatan represif dan edukasi, Satuan Lalulintas Polres Halmahera Selatan juga melakukan kegiatan bakti religi berupa pembersihan mesjid Al-Kautsar desa Tomori, serta bakti sosial di pesantren AL-KAHFI desa Hidayat.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bapak Kapolres AKBP Hendra Gunawan, SH, S.IK, MM. Selain itu, Kasat Lantas beserta personilnya juga melakukan pembagian sembako terhadap para tukang becak yang ada di Pulau Bacan.
(Red/YS)





