Harga Kopra di Maluku Utara Meningkat, Petani Sumringah

Rabu, 12 Maret 2025

Berita Informasi2202 Dilihat

Ternate, JendelaMalut.com – Harga kopra di Maluku Utara terus mengalami kenaikan signifikan. Saat ini, harga di tingkat pasar telah mencapai Rp16.500 per kilogram, membawa angin segar bagi para petani kelapa di wilayah tersebut.

Kepada Jurnalis Media ini, “Menurut Irfan Moloku, salah seorang pengusaha pengumpul hasil bumi, lonjakan harga ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan pasar. “Kalau permintaan tinggi, harga akan naik. Beberapa waktu lalu, petani menahan hasil olahannya, sehingga permintaan meningkat dan harga ikut terdongkrak,” ujarnya.

Irfan menjelaskan bahwa bulan lalu harga kopra di tingkat gudang dan harian hanya berkisar Rp14.000 per kilogram. Kini, kopra gudang dihargai Rp16.500 per kilogram, sedangkan kopra harian mencapai Rp15.500 per kilogram.

Kenaikan harga ini disambut baik oleh para petani, termasuk Murad, seorang petani kelapa dari Desa Moloku. “Alhamdulillah, harga naik. Beberapa bulan lalu saat masih Rp13.000 per kilogram, kami kesulitan menutupi biaya operasional. Sekarang hasil penjualan bisa membantu membayar uang kuliah adik-adik kami dan biaya sekolah anak-anak,” katanya.

Selain kopra, harga komoditas lain seperti pala juga mengalami fluktuasi, dengan kisaran Rp75.000 hingga Rp80.000 per kilogram.

Sementara itu, petani di Halmahera Selatan juga terus memantau perkembangan harga kopra yang saat ini sudah menyentuh Rp16.500 per kilogram di beberapa Usaha Dagang (UD). Para petani berharap pemerintah provinsi dapat menjaga stabilitas harga dan mengawasi praktik perdagangan agar mereka bisa menikmati hasil jerih payahnya secara adil.

Mereka juga mendorong pemerintah mendatangkan investor untuk mendirikan pabrik pengolahan kopra di Maluku Utara, sehingga nilai tambah produk bisa lebih maksimal dan ekonomi petani semakin sejahtera.

Pewarta: Mito Tahane
Editor: Ryo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *