Halsel, jendelmalut.com – [22 Maret 2025] – Cuaca ekstrem kembali melanda Desa Arumamang, Kasiruta Barat. Hujan deras disertai angin kencang sejak pukul 15:12 WIB pada Sabtu (22/03) mengakibatkan longsor dan banjir di beberapa titik. Dua rumah milik warga bernama Anto dan Haidar terdampak longsoran tanah akibat lokasi yang berdekatan dengan gunung setinggi 90 meter. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Ketua BPD Desa Arumamang, Darno Nguna Nguna, dalam unggahan di media sosial Facebook, menjelaskan bahwa bencana ini diawali dengan langit yang mendung pekat, diikuti angin kencang dan hujan deras. Situasi ini tidak hanya menyebabkan longsor tetapi juga banjir yang meluas hingga ke pemukiman warga.
Selain itu, air laut yang mengalami pasang tinggi dengan ombak besar semakin memperburuk kondisi. Tanggul penahan ombak (swering) tidak mampu menahan derasnya air laut, menyebabkan genangan dan membawa tumpukan sampah ke daratan. Diperkirakan tinggi air laut mencapai sekitar 50 meter.
Dari pantauan di lapangan, longsor terjadi akibat tanah liat yang terserap air dalam jumlah besar, menyebabkan pergerakan tanah dari gunung setinggi 90-100 meter. Warga yang tinggal di sekitar area rawan bencana diimbau untuk segera mengamankan diri.
Ketua BPD menambahkan bahwa hingga saat ini cuaca belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Pemerintah desa meminta masyarakat yang tinggal di dekat sungai dan pantai untuk tetap waspada dan bersiap mengungsi jika kondisi semakin memburuk.
Warga setempat juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk menangani dampak bencana ini. Mereka meminta solusi, seperti pelebaran area pemukiman agar tidak terlalu dekat dengan gunung serta upaya normalisasi jalan yang tertutup longsoran.
Situasi terkini masih dalam pemantauan, dan masyarakat diminta tetap mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang.
Penulis: Arsil Muhammad






