Ternate || jendelamalut.com – Nur Hamid, pedagang ikan di Pasar Barito, Kelurahan Gamalama, Kota Ternate, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Kepala Satpol PP Kota Ternate, setelah aksinya memaki petugas saat penertiban viral di media sosial.
“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Insiden itu terekam dalam video berdurasi lebih dari satu menit yang menunjukkan dagangan ikan berserakan di jalan serta suara makian dari pedagang. Video tersebut langsung menyita perhatian publik.
Dalam sebuah video klarifikasi yang kini beredar, Nur Hamid mengakui bahwa emosinya tidak terkendali saat itu.
“Saya khilaf dan emosi. Saya minta maaf atas ucapan saya yang tidak pantas kepada bapak petugas. Saya menyesal,” ujar Nur pada Minggu (11/5/2025).
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota Ternate, Fhandhy Mahmud, mengatakan bahwa penertiban dilakukan sesuai prosedur karena para pedagang tetap nekat berjualan di badan jalan meski telah diberi surat peringatan sebelumnya.
Fhandhy juga membantah tudingan bahwa petugas merusak dagangan. “Kerusakan dagangan itu akibat aksi pedagang sendiri, bukan dari petugas,” tegasnya.
Ia pun menerima permintaan maaf tersebut dan berharap tidak ada lagi kejadian serupa.
“Kalau petugas menegur, tolong jangan dilawan. Mari jaga ketertiban bersama,” tutup Fhandhy.
(Red)






