Halmahera Selatan, 22 Mei 2025, jendelamalut.com — Sekretaris Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Provinsi Maluku Utara (Malut), Mohdar Bailusy, SH, menyampaikan laporan kegiatan Musyawarah Cabang (MUSCAB) II Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Halmahera Selatan yang digelar dengan penuh semangat dan antusiasme pada Kamis, 22 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Meeting Room Kie Besi dan dihadiri oleh berbagai tokoh muda, pengusaha lokal, serta perwakilan lembaga pemerintahan maupun swasta.
MUSCAB II ini mengusung tema besar “Transformasi Pengusaha Muda Sebagai Pilar Ekonomi Daerah”, yang menjadi cerminan dari semangat generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan ekonomi di daerah. Tema ini juga sekaligus menjadi panggilan untuk memperkuat peran serta kontribusi nyata para pengusaha muda dalam membentuk fondasi kemandirian ekonomi di Kabupaten Halmahera Selatan.
Dalam sambutannya, Mohdar Bailusy menegaskan bahwa HIPMI bukan hanya sekadar organisasi pengusaha, melainkan juga wadah pembinaan karakter kepemimpinan, kolaborasi, dan inovasi bisnis yang adaptif terhadap dinamika zaman. Ia menyampaikan bahwa MUSCAB II ini merupakan momentum penting dalam menentukan arah organisasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh HIPMI BPC Halmahera Selatan untuk masa bakti 2025–2028.
> “Kita tidak hanya berbicara soal pengusaha dalam konteks mencari keuntungan semata, tetapi bagaimana pengusaha muda hari ini mampu memposisikan diri sebagai pilar yang menopang pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal. Di sinilah peran HIPMI menjadi sangat strategis untuk menghadirkan kader-kader pengusaha muda yang visioner, berintegritas, dan punya semangat kolaboratif,” ujar Mohdar Bailusy di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, Mohdar menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan MUSCAB II yang berjalan lancar dan demokratis, serta berharap agar kepengurusan baru nantinya dapat menyusun program kerja yang aplikatif dan berdampak langsung pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM dan sektor unggulan daerah seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata.
Acara ini juga menjadi ajang konsolidasi antar anggota HIPMI se-Kabupaten Halmahera Selatan, sekaligus memperkuat jejaring antara pengusaha muda dengan stakeholder lain, termasuk pemerintah daerah. Selain laporan kegiatan, MUSCAB II juga diisi dengan pemilihan ketua umum baru BPC HIPMI Halmahera Selatan, pembahasan program kerja strategis, serta diskusi panel tentang peran pengusaha muda di era transformasi digital dan ekonomi kreatif.
Dengan terselenggaranya MUSCAB II ini, HIPMI BPC Halmahera Selatan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui kolaborasi, inovasi, dan kepemimpinan yang berorientasi pada hasil. Kehadiran tokoh-tokoh muda dan para pelaku usaha yang inspiratif menjadi bukti bahwa HIPMI tetap menjadi organisasi yang relevan dan dinamis dalam menjawab tantangan zaman.
(Biro Halsel: [Utam Saputra ])






