Dua Nelayan Terjebak di Perairan Kayoa Setelah Longboat Mengalami Mati Mesin

Malut-jendelamalut.com- Dua nelayan asal Desa Gita, Kota Tidore Kepulauan, yaitu Udin dan Darwin, dilaporkan mengalami kesulitan setelah Longboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di perairan Kayoa, sekira pukul 19.30 WIT. (3/2/2025).

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, Iwan Ramdani, tim Rescue Basarnas Ternate telah bergerak menuju titik duga atau LKP untuk melakukan Operasi SAR dan bantuan evakuasi terhadap korban.

Menurut sumber terpercaya yang di lansir oleh media ini mengatakan, “Lokasi kejadian berada di perairan Gita Kec, Oba Kota Tidore Kepulauan dengan koordinat duga 0°21’9.00″N/ 127°33’38″E. Jarak dari kantor SAR Ternate ke LKP sekitar 28 NM.

Tim Rescue Basarnas Ternate menggunakan RIB 04 Ternate untuk melakukan operasi SAR. Selain itu, Polairud Polda Maluku Utara dan keluarga korban juga terlibat dalam operasi SAR ini.

Iwan Ramdani mengatakan bahwa operasi SAR masih berlangsung dan diharapkan dapat selesai secepat mungkin. Keluarga korban telah dihubungi dan sedang dalam proses pemberian dukungan psikologis.

Pihak berwenang juga telah memulai proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini. Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang dan masyarakat.

Masyarakat dihimbau untuk selalu berhati-hati dan mengikuti prosedur keselamatan saat melakukan aktivitas melaut. Pihak berwenang akan terus memantau situasi dan memberikan informasi terkini tentang kejadian ini.

Operasi SAR ini menunjukkan kerja sama yang baik antara tim Rescue Basarnas Ternate, Polairud Polda Maluku Utara, dan keluarga korban. Semua pihak berharap bahwa operasi SAR ini dapat selesai dengan sukses dan korban dapat diselamatkan. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *