Kepala Dinas Kominfo Pulau Taliabu, Maluku Utara, Basiludin La Besi, menjelaskan bahwa gangguan jaringan Telkomsel di wilayah tersebut disebabkan oleh kerusakan kabel optik bawah laut. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kendala layanan jaringan Telkomsel dalam beberapa waktu belakangan ini.
Menurut Basiludin, gangguan yang terjadi murni disebabkan oleh faktor cuaca yang merusak kabel optik bawah laut. “Faktor terjadinya gangguan layanan telekomunikasi ini disebabkan rusaknya kabel optik bawah laut, di ruas Sanana-Namlea,” kata Basiludin.
Basiludin memastikan bahwa pihak Telkomsel sedang melakukan perbaikan jaringan tersebut. Ia telah berkoordinasi dengan pihak Telkomsel dan memperkirakan bahwa jaringan Telkomsel akan stabil kembali pada 9 Februari 2025.
“Saat ini mereka sedang melakukan perbaikan, dan Insya Allah asumsi mereka pada 9 Februari 2025 pekerjaan tersebut sudah bisa diselesaikan,” ujar Basiludin.
Basiludin meminta agar masyarakat Pulau Taliabu tetap bersabar menunggu proses perbaikan jaringan. Menurutnya, semuanya bergantung pada kondisi cuaca yang dapat mendukung percepatan stabilitas gangguan jaringan tersebut.
“Semoga cuaca bersahabat karena arus di wilayah jaringan optik bawah laut ruas Sanana-Namlea cukup kuat, sehingga kami berharap masyarakat tetap bersabar sampai dengan pekerjaan tersebut selesai,” kata Basiludin.
Basiludin berharap bahwa dengan perbaikan jaringan tersebut, masyarakat Pulau Taliabu dapat kembali menikmati layanan telekomunikasi yang stabil dan lancar.
Pihak Telkomsel telah berkomitmen untuk memperbaiki jaringan tersebut secepat mungkin. Masyarakat Pulau Taliabu diharapkan dapat memahami dan bersabar menunggu proses perbaikan jaringan tersebut.
Dengan demikian, diharapkan bahwa gangguan jaringan Telkomsel di Pulau Taliabu dapat segera pulih dan masyarakat dapat kembali menikmati layanan telekomunikasi yang stabil dan lancar.












