Malut, jendelamalut.com- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Maluku Utara pada Januari 2025 sebesar 103,12.
Menurut sumber terpercaya yang di lansir oleh media ini mengatakan, “Angka ini tercatat naik 0,95 persen dibandingkan NTP Desember 2024 yang sebesar 104,10.
Dari total 5 subsektor pertanian perhitungan BPS, 4 di antaranya mengalami kenaikan dan menjadi penyumbang naiknya NTP Januari di Maluku Utara.
Yaitu, subsektor Tanaman Pangan sebesar 1,90 persen, Hortikultura 1,02 persen, Tanaman Perkebunan Rakyat 1,19 persen, dan Peternakan 0,41 persen.
Sementara itu, satu subsektor lainnya mengalami penurunan yaitu Perikanan sebesar 2,71 persen, kata Plt. Kepala BPS Provinsi Maluku Utara, Nurhidayat Maskat.
Pada periode yang sama, BPS juga merilis Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Maluku Utara yang sebesar 121,70 persen pada bulan Januari 2025.
Angka tersebut tercatat mengalami penurunan sebesar 0,75 persen dibanding IKRT bulan Desember 2024 yang sebesar 122,61.
Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan.
NTP juga menunjukkan daya tukar dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Red











