Erupsi Gunung Ibu: Pemerintah Imbau Masyarakat untuk Mengikuti Arahan dan Tidak Menyebarkan Informasi Bohong
Halbar, jendelamalut.com – Gunung api Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, mengalami erupsi pada Minggu, 16 Februari 2025, pukul 17.40 WIT. Erupsi tersebut menghasilkan kolom abu setinggi 1.200 meter dengan warna kelabu dan intensitas tebal yang condong ke arah barat laut.
Menurut Petugas Pos PGA Ibu, Richard Chaniago, erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi kurang lebih 2 menit 2 detik. Saat ini, Gunung Ibu berada pada Status Level III (Siaga), Minggu (16/2/2025).
Masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung atau wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas di dalam radius 4 km dan perluasan sektoral berjarak 5 km ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.
Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker), dan mata (kacamata).
Seluruh pihak diimbau untuk menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Menurut sumber terpercaya yang di lansir oleh media ini mengatakan, “Masyarakat juga diminta untuk selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diimbau untuk senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Gam Ici untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Ibu. Red












