Langgam Kreasi Budaya (LKB) Dukung Pelestarian Musik Tradisional Maluku Utara

Berita Informasi176 Dilihat

Ternate, jendelamalut.com – Langgam Kreasi Budaya (LKB), sebuah organisasi yang bergerak dalam pelestarian musik tradisional di Indonesia, melakukan berbagai langkah penting untuk menguatkan ekosistem musik tradisional di wilayah Maluku Utara.

Dalam program Bacarita PagI RRI Pro 4 Ternate, Senin (17/2/2025), Ketua LKB, Shatria Dharma S, bersama Sekretaris LKB, Arhamudin Ali, dan seniman tradisi Maluku Utara, Hasan Ali, menyampaikan program-program unggulan mereka untuk mendukung keberlangsungan musik tradisional di Ternate dan sekitarnya.

Ketua Langgam Kreasi Budaya, Shatria Dharma menegaskan bahwa musik tradisional di Ternate memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi dan harus dilestarikan. Menurutnya, salah satu langkah utama adalah melibatkan generasi muda dalam berbagai kegiatan pelatihan dan festival musik tradisional.

“Kami ingin menjadikan musik tradisional sebagai bagian dari identitas budaya yang terus berkembang. Dengan kolaborasi dan inovasi, kami berharap dapat memotivasi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai musik tradisional Ternate,” ujar Shatria.

Menurut sumber terpercaya yang di lansir oleh media ini mengatakan, “Arhamudin Ali, Sekretaris Langgam Kreasi Budaya, menjelaskan bahwa LKB tengah menyusun program-program edukasi yang melibatkan sekolah-sekolah di Ternate, serta komunitas seni lainnya.

“Melalui pelatihan, workshop, dan pertunjukan musik, kami ingin memastikan bahwa pengetahuan tentang alat musik tradisional, seperti tifa dan bambu, dapat diwariskan kepada generasi mendatang,” ucap Arhamudin.

Sementara itu, Hasan Ali, seniman tradisi Maluku Utara, menambahkan bahwa kolaborasi antara seniman, masyarakat, dan pemerintah sangat penting untuk menjaga eksistensi musik tradisional.

“Kami tidak hanya ingin melestarikan musik tradisional, tetapi juga mengembangkan dan menghadirkannya dalam konteks kekinian, dengan tetap mempertahankan keasliannya,” ujar Hasan yang juga aktif dalam berbagai pertunjukan seni tradisional di wilayah ini.

Acara ini menjadi bagian dari inisiatif Langgam Kreasi Budaya untuk meningkatkan apresiasi terhadap seni dan musik tradisional di Ternate, sekaligus memperkenalkan potensi budaya lokal ke pentas dunia.

Langgam Kreasi Budaya berencana untuk menggelar festival musik tradisional secara rutin yang melibatkan seniman lokal dan nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap kekayaan budaya musik Maluku Utara.

Dengan langkah-langkah strategis yang telah direncanakan, diharapkan musik tradisional Ternate dan Maluku Utara dapat tetap relevan dan berkembang di era modern, sekaligus mendukung penguatan identitas budaya daerah. (Mito Tahane)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *