Pengelolaan Sampah di Kabupaten Siak Terus Ditingkatkan untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dan Keindahan Kota

Berita Informasi290 Dilihat

Siak, jendelamalut.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Arfan Usman, menegaskan bahwa pengelolaan sampah yang baik akan berdampak besar pada kesehatan masyarakat, keindahan kota, dan mencegah penumpukan sampah berlebih. Dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Sampah Kabupaten Siak 2025, Arfan menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan mendukung program Siak Hijau.

Kabupaten Siak memiliki empat Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) untuk mengelola sampah, yaitu TPA Buantan Besar, TPA Perawang, TPA Lubuk Dalam, dan TPA Kandis. Pengelolaan sampah di TPA ini menggunakan metode Controlled Landfill, pemilahan sampah organik dan anorganik, serta pemanfaatan Gas Metan di TPA Buantan Besar.

Selain itu, Bank Sampah Induk Pelangi turut berperan dalam pengelolaan limbah dan daur ulang sampah. Arfan juga mengingatkan pentingnya peran sekolah dalam pengelolaan sampah dan mengharapkan sekolah-sekolah terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan pengelolaan sampah yang lebih baik.

Untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, Arfan menekankan pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk swasta, sekolah, camat, serta masyarakat. Dengan adanya Rakor ini, diharapkan ada masukan dan saran agar sampah yang tidak bisa didaur ulang semakin berkurang.

Pengelolaan sampah di Siak melibatkan 87 unit sarana dan prasarana (Sapras), di antaranya dump truk, armroll, pickup, gerobak sampah, bin kontainer, dan mobil road sweeper/vacuum. Untuk tenaga kerja, saat ini ada 44 petugas di TPA, dengan 26 orang di TPA Buantan Besar dan 18 orang di TPA Perawang. Sementara itu, jumlah petugas kebersihan se-Kabupaten Siak mencapai 400 orang, yang tersebar di setiap kecamatan. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *