Morotai, jendelamalut.com – Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Pulau Morotai, Maluku Utara, tetap beroperasi meskipun kekurangan tenaga dokter hewan. Untuk memastikan kesehatan hewan tetap terjaga, Dinas Pertanian dan Peternakan setempat menerapkan sistem jemput bola. (22/2)
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pulau Morotai, M. Agung Pono, menyampaikan bahwa sistem jemput bola menjadi solusi untuk memastikan hewan-hewan tetap mendapatkan perawatan yang dibutuhkan. “Petugas kami turun langsung ke lapangan untuk memberikan pengobatan dan vaksinasi,” ujar Agung.
Kepada Jurnalis Media Jendela Malut, “Menurut Agung, meskipun Puskeswan tidak lagi memiliki dokter hewan, pelayanan kesehatan hewan tetap berlangsung. Ia menjelaskan bahwa kebanyakan pemilik hewan lebih memilih layanan langsung di lokasi daripada datang ke Puskeswan.
Namun, Agung mengakui bahwa operasional Puskeswan mengalami tantangan akibat kekurangan tenaga medis, terutama dokter hewan. Saat ini, Morotai belum memiliki dokter hewan.
Untuk mengatasi kekurangan tenaga medis tersebut, Dinas Pertanian dan Peternakan Morotai mengandalkan penyuluh peternakan yang sudah berpengalaman. Agung menambahkan bahwa tenaga penyuluh ini mampu menangani pengobatan hewan dengan baik.
(Biro Morotai/Rif)












