Dekan Fakultas Teknologi Pertanian UGM: Pangan Lokal Strategis untuk Meningkatkan Produksi dan Kualitas

Selasa, 25 Februari 2025

Uncategorized180 Dilihat

Ternate, jendelamalut.com – Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Eni Harmayani, menekankan pentingnya memasukkan pangan lokal dalam kebijakan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (25/2/2025).

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini Mengatakan, “Hal ini diungkapkan Eni dalam dialog interaktif di RRI Pro1 Ternate dengan tema “Mendorong Potensi Pangan Lokal dalam Program Ketahanan Pangan.”

Menurutnya, hal ini strategis untuk meningkatkan produksi pangan lokal sekaligus memastikan kualitasnya sesuai standar gizi.

“Pangan lokal harus menjadi bagian dari kebijakan MBG. Seharusnya program ini terintegrasi dengan pangan lokal di setiap daerah. Namun, tantangannya ada pada kontinuitas, kualitas, dan kuantitas yang masih belum memadai,” ujar Eni.

Eni, yang juga merupakan Pengurus Perhimpunan Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) Pusat, menambahkan bahwa sinergi antara produksi, distribusi, dan konsumsi pangan lokal sangat diperlukan.

“Saat ini, dana program MBG masih kecil, sementara kesiapan pangan lokal untuk mendukung program berskala besar masih perlu diperkuat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Rumah Produksi Universitas Khairun Ternate, Hamidin Rasulu, menegaskan bahwa ketahanan pangan lokal adalah kunci keberlanjutan ketahanan pangan nasional.

Ia menyoroti pentingnya pemanfaatan sumber daya pangan dari laut dan darat untuk memperkuat ketahanan nasional.

“Kita bisa melihat bahwa gaya hidup masyarakat dapat berubah seiring dengan produksi pangan lokal yang baik dan bijak.

Ini bisa mendorong pangan lokal agar berkembang di tingkat nasional hingga internasional,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah daerah Maluku Utara dapat memberikan pendampingan serta insentif bagi petani, sebagai ujung tombak ketahanan pangan.

“Dengan dukungan yang tepat, petani akan lebih serius dalam mengembangkan pangan lokal,” ujar Hamidin. (Ryo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *