Inofasi Daun Seledri ( Apium Graveolens L.) Sebagai Peluang Usaha dan Bisnis

Selasa, 25 Februari 2025

Berita Informasi267 Dilihat

Ternate, jendelamalut.com- Tanaman daun seledri saat ini menjadi salah satu daya tarik yang terus meningkat dalam pembudidayaan, dan dijadikan sebagai ladang usaha dan peluang bisnis yang sangat menjanjikan. Penanaman daun seledri dibilang cukup mudah serta dapat menambah incom. (25/2)

Kepada Jurnalis Media Jendela Malut.com, “Hal ini karena daun seledri adalah tumbuhan serbaguna, terutama sebagai sayuran dan obat-obatan. Sayuran berupa, daun, tangkai daun, dan umbi sebagai campuran sup. Daun juga dipakai sebagai lalap, atau dipotong kecil-kecil lalu ditaburkan di atas sup bakso, soto, macam-macam sup lainnya, atau juga bubur ayam.

Seledri dalam dunia kesehatan, bukan hanya bahan penyegar dalam masakan tetapi juga kaya akan nutrisi. Seledri kaya akan serat, vitamin K, folat, mangan, antioksidan, dan komponen lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan.

Sayuran ini dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengontrol kadar gula darah, serta mengurangi peradangan.

Ada dua cara tanam seledri, yaitu dengan perbanyakan generatif (dari biji) dan perbanyakan vegetatif (dari anakan). Perbanyakan generatif umum dilakukan pada budi daya skala besar atau komersial.

Sementara perbanyakan vegetatif umum dilakukan pada budi daya skala kecil atau rumahan, seperti untuk ditanam di pekarangan rumah dengan menggunakan pot atau polibag.

Sementara penanam daun seledri dalam tahap budi daya melalui proses generatif, mengingat dikelola dan kembangkan dalam skala yang besar demi mencapai hasil yang optimal.

“Panen pertama baru dapat dilakukan setelah tanaman berumur 1–3 bulan sesudah tanam. Panen seledri dapat dilakukan berkali-kali demi memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.

Tentunya daun seledri dijual dengan kisaran harga 80 ribu per kg, sementara 200 gram 3 ribu, terkadang lepas harga dengan pedagang pasar 20 ribu 6 ikat agak besar,” ujar abduel salah satu petani milenial. Pada senin 24/2/2025.

Tantangan bagi tanaman seledri adalah rentan terhadap serangan jamur, dapat menyebabkan penyakit pada akar dan batang. Tentunya hal itu tidak diinginkan bagi petani, yang dapat menimbulkan kegagalan saat panen.

Namun petani merekomendasikan budidaya seledri melalui sistem hidroponik sebagai langkah efisien dan mengurangi risiko serangan penyakit yang dapat menyebabkan kerusakan pada daun seledri.

Tempat budidaya tanaman seledri berlokasi di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Hidayatullah, kelurahan gambesi. Menggunakan greenhouse dengan sistem hidroponik. Jika dibutuhkan daun seledri kunjungi kelokasi tersebut. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *