Mendag Lepas Ekspor Produk Lokal Purworejo Senilai Rp35 Miliar ke Eropa dan Amerika

Selasa, 25 Februari 2025

Berita Informasi594 Dilihat

PURWOREJO, jendelamalut.com – Menteri Perdagangan RI, Drs. Budi Santoso, M.Si., didampingi Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si., serta pejabat terkait, secara resmi melepas ekspor produk lokal Purworejo berupa coffee wood dan coconut rope dog chew ke pasar Eropa dan Amerika. Total nilai ekspor mencapai Rp35 miliar. Acara pelepasan yang berlangsung di Desa Pekutan, Kecamatan Bayan, pada Selasa (25/02/2025), ditandai dengan pengibasan bendera sebagai simbolisasi keberangkatan kontainer ekspor.

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini Mengatakan, “Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi ekspor produk lokal ini karena sejalan dengan tiga program utama Kementerian Perdagangan RI, yaitu pengamanan produk dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan mendorong UMKM untuk menembus pasar global.

“Pasar domestik kita sangat besar, sehingga harus diisi oleh produk dalam negeri. Sementara untuk ekspor, diperlukan kerja sama dan perjanjian perdagangan dengan negara lain agar produk Indonesia semakin kompetitif di kancah internasional,” ujarnya.

Budi Santoso juga menekankan pentingnya daya saing produk agar mampu menembus pasar global. Saat ini, Indonesia memiliki perwakilan marketplace di 33 negara, dari total 46 negara tujuan ekspor.

“Untuk itu, sebelum produk UMKM masuk ke pasar internasional, kita perlu lebih dulu menjalin komunikasi dengan para buyer,” tambahnya.

Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, menyatakan dukungan penuh terhadap ekspor produk lokal yang menjadi peluang besar bagi para pengusaha daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung ekonomi kreatif, yang tidak hanya memberdayakan masyarakat tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru.

“Saya mengapresiasi Ibu Dewi yang telah melihat dan memanfaatkan peluang usaha ini. Kayu kopi dan sabut kelapa yang awalnya hanya bahan mentah kini menjadi produk bernilai tinggi dan bisa bersaing di pasar global,” ungkapnya.

Chief of Corporate Affairs PT Astra International Tbk, Riza Deliansyah, menambahkan bahwa keberhasilan ekspor ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak.

“Kolaborasi yang solid adalah kunci utama dalam menciptakan peluang baru dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur PT Eco Choo, Dewi Harlas, mengungkapkan bahwa ekspor ini bukan sekadar pengiriman barang, tetapi juga bentuk kontribusi terhadap devisa negara dan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di sektor UMKM.

“Ke depan, kami berharap pemerintah semakin memperkuat dukungan bagi UMKM lokal agar dapat lebih berkembang di pasar global,” pungkasnya. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *