Sejumlah Pejabat Pemda Pulau Morotai Mundur Mendadak, Wabup Lakukan Evaluasi Besar-Besaran

Rabu, 26 Februari 2025

Berita Informasi278 Dilihat

Morotai, jendelamalut.com – Sejumlah pejabat di Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pulau Morotai secara mengejutkan mengundurkan diri hanya sehari sebelum pelantikan pejabat baru. Pengunduran diri ini bahkan tidak diketahui oleh Sekretaris Daerah (Sekda), sehingga memicu evaluasi besar-besaran terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Wakil Bupati (Wabup) Morotai, Rio Christian Pawane, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil tanpa koordinasi dengan pihak Sekda.

“Bahkan saya tanya, Sekda juga tidak tahu bahwa mereka sudah mundur diam-diam. Tapi tidak apa-apa,” ujar Wabup.

Meski menghormati keputusan tersebut sebagai hak pribadi, Wabup menegaskan bahwa pengunduran diri ini tidak boleh menghambat jalannya pemerintahan.

“Jangan nanti menjadi bencana bagi kami ke depan,” tambahnya.

Sebagai langkah respons, Pemda akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap OPD. Untuk sementara, beberapa aktivitas pemerintahan, termasuk pencairan proyek, dihentikan hingga ada kejelasan mengenai struktur baru.

“Yang jelas, itu sudah pasti akan dievaluasi. Makanya, seluruh aktivitas, termasuk pencairan proyek, sementara kami hentikan dulu. Yang berjalan saat ini hanya gaji pegawai dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP),” jelas Wabup.

Guna memastikan kelancaran pemerintahan, Pemda akan segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi empat OPD yang mengalami kekosongan jabatan. Wabup juga menegaskan bahwa dalam 100 hari kerja pertamanya, ia akan fokus pada pembenahan struktur SKPD dan OPD guna memastikan efektivitas program-program pemerintah.

“Prioritas kami adalah membenahi SKPD dan OPD, karena keberhasilan program sangat bergantung pada kekuatan tim kami. Kami harus membentuk tim yang solid agar program bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.

Beberapa pejabat yang diduga telah mengundurkan diri dan pindah ke Ibu Kota Provinsi antara lain Kaban BPKAD Suriani Antarani, Kaban Bappeda Ida Arsad, Kadis PU Hairil Hi. Hukum, Staf Ahli Bupati bidang ekonomi dan keuangan F. Revi Dara, Kabag Protokoler Hi. Abdul Karim, serta Kadis Kesehatan dr. Jullys Giscard Kroons.

Sekda Pulau Morotai, Muhamad Umar Ali, mengaku belum menerima surat resmi terkait pengunduran diri tersebut.

“Terkait dengan kepindahan beberapa kepala dinas itu, kami belum tahu karena saya belum terima sampai sekarang. Bahkan hingga hari ini mereka belum terkonfirmasi di mana posisinya dan sepenggal surat pun saya belum terima dari mereka,” jelas Sekda.

Sekda juga masih akan mengecek apakah ada surat pengunduran diri yang masuk serta menunggu keputusan resmi dari Bupati terkait penunjukan pejabat baru.

“Nanti kita cek kalau ada surat masuk atau tidak. Dan soal penunjukan Plt dari Pak Bupati, kami juga belum tahu, nanti kita lihat perkembangannya,” tutupnya.

Dengan situasi ini, Pemda Pulau Morotai terus berupaya menjaga stabilitas pemerintahan agar tidak terjadi kendala dalam pelayanan publik dan pelaksanaan program daerah.

(Biro Morotai/Rif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *