Bupati Mamasa Welem Sambolangi Sidak Kantor Pemerintahan, Temukan Kantor Masih Kosong

Berita Informasi490 Dilihat

MAMASA SULBAR//jendelamalut.com – Dalam upaya menegakkan disiplin aparatur sipil negara (ASN) serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor pemerintahan. Namun, yang terjadi justru di luar ekspektasi: Kantor Kelurahan Mamasa dan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) masih dalam keadaan tertutup, tanpa tanda-tanda aktivitas pelayanan. Selasa, 04/03/2025

Sebuah video yang beredar di media sosial Facebook memperlihatkan momen ketika Bupati Welem Sambolangi memasuki area kantor yang seharusnya sudah beroperasi. Dengan nada tegas namun tetap santun, beliau mengucapkan “Selamat pagi, Pak Lurah”, namun tidak ada jawaban yang terdengar. Hening. Kantor masih tertutup rapat, sunyi tanpa kehadiran pegawai.

Pemandangan ini tentu mengecewakan. Di saat masyarakat mengandalkan layanan administratif untuk berbagai keperluan, justru kantor pemerintahan yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik malah belum beroperasi sesuai waktu yang ditentukan.

Tak ingin membiarkan kondisi ini berlarut-larut, Bupati Welem Sambolangi langsung memberikan teguran keras kepada pihak terkait. Dengan penuh ketegasan, beliau menegaskan bahwa kedisiplinan ASN bukan hanya sebatas kewajiban, tetapi juga cerminan dari komitmen pemerintah dalam melayani rakyat.

“Kantor pemerintahan adalah wajah pelayanan publik. Jika kantor tutup di saat masyarakat membutuhkan, di mana letak tanggung jawab kita sebagai pelayan rakyat?” ungkapnya.

Sebagai langkah konkret, Bupati menginstruksikan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pegawai, serta menegaskan bahwa akan ada sanksi bagi mereka yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Tak hanya itu, beliau juga menekankan bahwa pengawasan terhadap jam kerja ASN akan lebih diperketat, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

Sidak ini sontak menjadi sorotan publik. Video yang beredar di media sosial mendapat berbagai respons dari masyarakat, mayoritas mendukung langkah tegas Bupati dalam menegakkan disiplin di lingkungan pemerintahan.

“Kami sebagai warga sangat mengapresiasi tindakan Bupati. Pegawai negeri harusnya menjadi contoh kedisiplinan, bukan justru datang seenaknya,” tulis salah satu netizen di kolom komentar.

Dengan adanya sidak ini, diharapkan seluruh aparatur pemerintahan di Mamasa semakin menyadari pentingnya tanggung jawab dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas negara. Pemerintah bukan hanya sekadar institusi, melainkan juga pelayan bagi rakyat yang setiap hari menggantungkan harapan mereka pada roda birokrasi yang seharusnya berjalan dengan baik dan efisien.

Bupati Welem Sambolangi telah menunjukkan komitmennya. Kini, tinggal bagaimana jajaran pemerintahan menindaklanjuti peringatan ini dengan aksi nyata—karena kepercayaan masyarakat adalah hal yang tak ternilai harganya.
( Roman/Amelia )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *