Gubernur dan DPR Maluku Utara Takut pada Pimpinan PT IWIP? Karyawan Resah dengan Kemacetan di Halmahera Tengah

Rabu, 5 Maret 2025

Berita Informasi232 Dilihat

Halmahera Tengah, jendelamalut.com– Kemacetan di jalur utama menuju kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Kabupaten Halmahera Tengah semakin parah. Para karyawan yang setiap hari menggunakan jalan tersebut mengeluhkan kondisi lalu lintas yang padat dan sering kali menghambat perjalanan mereka ke dan dari tempat kerja, Rabu (5/3/2025)

Salah satu karyawan PT IWIP yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keresahannya. “Setiap hari kami mengalami kemacetan saat berangkat dan pulang kerja. Kendaraan roda dua dan roda empat terlalu padat, dan tidak ada upaya konkret dari pemerintah maupun perusahaan untuk mengatasi masalah ini,” ujarnya Kepada Jurnalis Media Jendela Malut.

Ia menambahkan bahwa sebagai pekerja yang berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui pajak, sudah seharusnya ada perhatian lebih dari pemerintah provinsi, khususnya Gubernur dan DPRD Maluku Utara.

“Kami berharap ada solusi, entah pelebaran jalan atau jalur alternatif. Tapi sejauh ini, tidak ada tindakan nyata dari pemerintah maupun PT IWIP,” tambahnya dengan nada kecewa.

Karyawan tersebut juga mengkritik pimpinan PT IWIP yang dianggap tidak peduli dengan kesejahteraan para pekerja.

“Para pimpinan di PT IWIP seakan seperti raja yang hanya mementingkan keuntungan tanpa memperhatikan kondisi kami. Padahal, perusahaan ini sudah beroperasi selama sembilan tahun di wilayah ini.

Harusnya mereka ikut bertanggung jawab terhadap infrastruktur pendukung, termasuk jalan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT IWIP maupun pemerintah provinsi terkait langkah yang akan diambil untuk mengatasi permasalahan ini.

Masyarakat dan para karyawan PT IWIP berharap ada tindakan nyata dalam waktu dekat agar aktivitas mereka tidak terus-menerus terganggu oleh kemacetan. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *