Gubernur Sherly Laos Sampaikan Pidato Politik Perdana: Tegas Lawan Korupsi, Prioritaskan Pendidikan dan Kesehatan

Sabtu, 8 Maret 2025

Maluku Utara89 Dilihat

Sofifi, 6 Maret 2025 – Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, didampingi Wakil Gubernur Sarbin Sehe, menyampaikan pidato politik perdananya dalam Rapat Pleno DPRD Provinsi Maluku Utara di Sofifi. Acara ini dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, bupati, wali kota, pejabat pemerintah, serta tokoh masyarakat.

Dalam pidatonya yang penuh semangat, Sherly Laos menegaskan komitmennya untuk memberantas praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan pemerintahan.

“Saya tidak butuh laporan yang dibungkus kata-kata indah. Saya ingin hasil konkret—mission accomplished! Jika ada yang coba-coba korupsi, siap-siap saya non-job!” tegas Sherly.

Pemerintahan Bersih dan Efektif

Gubernur Sherly Laos memastikan pemerintahannya akan berjalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Ia menegaskan mutasi jabatan akan berbasis meritokrasi, bukan kepentingan politik.

“Tidak ada lagi politisasi jabatan atau urusan titip-menitip. Yang bekerja baik, lanjut. Yang tidak mampu, mundur!” katanya.

Selain itu, ia berkomitmen melakukan efisiensi belanja daerah tanpa mengorbankan kualitas layanan publik, sesuai Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025 dan Surat Edaran Mendagri.

100 Hari Kerja: Pendidikan dan Kesehatan Gratis

Dalam 100 hari pertama, Sherly Laos menargetkan Sekolah Gratis bagi SMA, SMK, dan SLB negeri di Maluku Utara.

“Sekolah harus gratis! Tidak boleh ada pungutan iuran lagi!” ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.

Di sektor kesehatan, ia menginisiasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi seluruh warga, menekan angka Tuberkulosis (TB), serta meluncurkan Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK) 2025-2029.

Selain itu, ia memperjuangkan anggaran Rp2,26 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi 460 ribu siswa, ibu hamil, dan balita.

“Saya pastikan bahan bakunya berasal dari hasil bumi Maluku Utara, bukan dari luar daerah!” katanya dengan lantang.

Siapkan Birokrasi untuk Berlari Cepat

Sherly Laos menegaskan pentingnya percepatan kerja di jajaran birokrasi. Ia berencana menggelar Mini-Retreat pasca-Lebaran bagi seluruh OPD guna menyatukan visi dan meningkatkan sinergi kerja.

“Saya dan Pak Sarbin hanya punya lima tahun. Kami sprinter, bukan pelari maraton. Semua harus siap berlari kencang!” ucapnya.

Ajakan Bersatu untuk Maluku Utara

Di akhir pidatonya, Sherly Laos mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu membangun Maluku Utara.

“Torang samua basodara! Lupakan perbedaan, saatnya bangkit bersama!” serunya.

Sebagai penutup, ia membacakan pantun yang mengundang tawa dan tepuk tangan hadirin:

“Jalan-jalan ke Morotai, mampir ke Daruba untuk belanja.
Habis dilantik jangan santai, sudah saatnya si cantik bekerja!”

Dengan pidato yang tegas dan visi yang jelas, Sherly Laos menunjukkan bahwa Maluku Utara siap memasuki era baru: bersih, maju, dan berkeadilan. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *