BPRS Bahari Berkesan Setor Rp2,7 Miliar ke PAD Ternate, Fokus Digitalisasi di 2025

Berita Informasi119 Dilihat

Ternate, jendelamalut.com – PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bahari Berkesan kembali menunjukkan kinerja positif dengan menyumbang Rp2,7 miliar sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate. Capaian ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Jumat, 7 Maret 2025.

RUPS yang berlangsung di Ternate ini dipimpin oleh Rizal Marsaoly, Komisaris Utama BPRS Bahari Berkesan. Dalam pertemuan tersebut, pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban keuangan tahun 2024 dan menyetujui rencana bisnis tahun 2025 yang dipaparkan oleh Direktur Utama Risdan Harly.

Hadir dalam RUPS tersebut Wali Kota Ternate, Dr. M Tauhid Soleman, M.Si, yang juga bertindak sebagai Kuasa Pemegang Saham Pengendali (PSP), serta pemegang saham lainnya seperti Hj. Nursia Abdul Haris dan Ir. Hi. Arifin Djafar. Sementara dari jajaran pengurus, turut hadir Alwi Albaar (Komisaris), Dewan Pengawas Syariah Rosita Alting dan Iqbal M. Aris Ali, serta Dewan Direksi yang diwakili Risdan Harly (Direktur Utama) dan Rita Yasin (Direktur Kepatuhan). Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, juga ikut serta dalam rapat tersebut.

Kinerja Keuangan 2024

Dalam laporannya, Risdan Harly menyampaikan bahwa BPRS Bahari Berkesan berhasil mencatatkan pertumbuhan yang baik pada tahun 2024 dengan rincian sebagai berikut:

Total Aset: Rp109 Miliar

Dana Pihak Ketiga (DPK): Rp61 Miliar

Total Pembiayaan: Rp94 Miliar

Laba Bersih: Rp5 Miliar

Dari laba tersebut, BPRS Bahari Berkesan akan menyetor Rp2,7 miliar kepada Pemerintah Kota Ternate sebagai dividen, yang akan masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Alhamdulillah, RUPS berjalan lancar. Direksi telah menyampaikan pertanggungjawaban keuangan tahun buku 2024 dan rencana bisnis tahun 2025 yang disetujui oleh pemegang saham,” ujar Risdan.

Fokus Digitalisasi di Tahun 2025

Memasuki tahun 2025, BPRS Bahari Berkesan akan mempercepat transformasi digital guna meningkatkan layanan perbankan syariah di Kota Ternate.

“Era digitalisasi menuntut kami untuk terus berinovasi. Oleh karena itu, kami fokus pada pengembangan layanan berbasis teknologi agar lebih memudahkan nasabah,” kata Risdan.

Beberapa inovasi yang akan dilakukan antara lain:

1. Peluncuran Aplikasi Ternate Smart

Aplikasi ini akan mempermudah nasabah dalam melakukan transaksi, termasuk penarikan tunai tanpa kartu ATM.

 

2. Upgrading Core Banking System

BPRS Bahari Berkesan akan mengintegrasikan sistem perbankannya secara Host to Host dengan bank umum lainnya, sehingga nasabah dapat melakukan transaksi lebih mudah.

 

3. Sistem Digital Pajak dan Retribusi

BPRS Bahari Berkesan telah mengembangkan aplikasi penghimpunan pajak dan retribusi digital untuk mendukung Pemkot Ternate dalam meningkatkan pendapatan daerah.

“Aplikasinya sudah siap, tinggal menunggu kesiapan OPD terkait untuk segera disosialisasikan kepada wajib pajak,” jelas Risdan.

 

Peningkatan SDM untuk Pelayanan Prima

Selain penguatan digitalisasi, BPRS Bahari Berkesan juga menekankan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kami akan terus melakukan pelatihan dan pengembangan kompetensi pegawai agar pelayanan kepada nasabah semakin profesional dan berkualitas,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah strategis ini, BPRS Bahari Berkesan optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Ternate serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui layanan perbankan syariah yang lebih modern dan inklusif. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *