Tragedi Longsor di Tambang Ilegal Gunung Botak: Lima Warga Maluku Utara Meninggal Dunia

Berita Informasi1175 Dilihat

Pulau Buru, (JendelaMalut.com) – Innalillahi wa innailaihi raji’un. Musibah terjadi di lokasi tambang emas ilegal Gunung Botak, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Akibat pecahnya bak air di area tambang, terjadi longsor yang menimbun para penambang, menyebabkan lima warga Maluku Utara meninggal dunia.

Dalam Pantauan media ini, “Korban yang meninggal dunia terdiri dari empat warga Desa Sangapati, Pulau Makean, serta satu warga Desa Tahane, Pulau Makean. Selain itu, masih banyak korban luka-luka, sementara sekitar 20 orang lainnya dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian, Sabtu (8/3/2025)

Dalam kejadian ini, satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan anak mereka dari Desa Batu Atas, Kecamatan Kayoa Utara, juga menjadi korban. Selain itu, ada korban lainnya yang berasal dari Jawa dan Manado.

Pemerintah Daerah Kabupaten Buru bergerak cepat mengevakuasi korban. Jenazah lima warga Ternate telah dipulangkan ke kampung halaman menggunakan speedboat milik Pemda Buru. Hingga kini, proses pencarian korban yang masih hilang terus dilakukan.

Peristiwa ini kembali menegaskan bahaya tambang emas ilegal yang kerap menelan korban jiwa. Semoga para korban yang meninggal dunia diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

JendelaMalut.com – Melaporkan dari Pulau Buru, Maluku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *