Bupati Mamasa Temui Kajari Mamasa Bahas pemulihan Daerah Dan pengembalian Dana Temuan Badan Pemeriksa keuangan (BPK)

Berita Informasi288 Dilihat

MAMASA SULBAR//jendelamalut.com –Bupati Mamasa Welem Sambolangi melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Negeri Mamasa pada hari Rabu, (12/03/2025 )

Kegiatan kunjungan yang dilakukan oleh Bupati Mamasa Welem Sambolangi ditujukan untuk menjalin hubungan silaturahmi dan mempererat kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa dengan Kejaksaan Negeri Mamasa dalam bidang penegakan hukum dan koordinasi terkait program-program pembangunan di wilayah Kabupaten Mamasa.

Dalam kesempatan tersebut kedatangan Bupati Mamasa yang didampingi oleh Jajarannya langsung disambut dengan hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa, H. Musa, S.H., M.H. beserta Jajaran yang bertempat di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Mamasa.

Pada kunjungan ini, Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa menyampaikan apresiasinya terhadap program-program yang dicanangkan oleh Bupati Mamasa Welem Sambolangi dan mengharapkan adanya proses cepat dalam penandatanganan MOI Pendampingan Hukum agar Kejaksaan bisa berkontribusi dalam memberikan pendampingan bagi Program-Program Pembangunan Daerah.

Kajari Mamasa H.Musa.SH.MH.menyampaikan bahwa sebelumnya sejak tahun 2022 sampai dengan tahun 2024 Kejaksaan Negeri Mamasa telah melaksanakan Pemulihan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mamasa sesuai dengan Prosedur Bidang Perdata dan Tata Usaha Negera pada Kejaksaan Negeri Mamasa, berupa Penagihan Selisih Kekurangan Bayar atas Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas dan Penarikan Aset Kendaraan Dinas sejumlah kurang lebih Rp. 540.747.998,-.

“Saya dan seluruh jajaran menyampaikan dukungan terhadap visi dan misi Bupati Mamasa dan siap untuk berkontribusi dalam mendukung kinerja Bupati Mamasa” ungkapnya

Masih Kajari Mamasa H.Muda.SH.mH menunjukan komitmennya dalam Pembangunan daerah di wilayah Kabupaten Mamasa dengan menyelenggarakan kegiatan Penerangan Hukum Jaksa Peduli Transmigrasi
(JALITRANS-SIKAMASEI) bagi masyarakat transmigran yang bertempat tinggal di wilayah Kabupaten Mamasa. Kegiatan ini merupakan komitmen kejaksaan dalam mendukung Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam menjadikan Indonesia mandiri pada sektor-sektor vital.ungkapnya

Di tempat yang sama Bupati Mamasa, Welem Sambolangi mengapresiasi sambutan hangat Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa beserta jajaran di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Mamasa. Dalam penyampaiannya,kami mengakui bahwa banyaknya permasalahan yang ada di Kabupaten Mamasa. Oleh karenanya, diharapkan upaya bersinergi dan Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Mamasa dengan Kejaksaan Negeri Mamasa dalam menguraikan benang kusut permasalahan di Kabupaten Mamasa.

“Terima kasih Bapak H. Musa, S.H., M.H., selaku Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa beserta jajaran yang telah menerima kami dalam kunjungan pada hari ini, bahwa banyak hal yang telah disampaikan kepada kami, tentunya hal ini akan menjadi perhatian yang serius dari kami, karena inilah kondisi yang harus kita hadapi di Mamasa, terdapat benang kusut yang pelan-pelan akan kita urai sehingga kita bisa menjawab
permasalahan-permasalahan tersebut juga menjawab kebutuhan masyarakat Mamasa”tuturnya

Lanjut Bupati mamasa Welem Sambolangi, Terdapat beberapa program Pembangunan daerah yang dilakukan demi mewujudkan visi dan misinya Mamasa menuju Mamase. bahwa berdasarkan data LHP-BPK, jumlah Riil temuan BPK Ri perwakilan Sulbar dalam pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Mamasa sejak Tahun Anggaran 2004 sampai dengan Tahun Anggaran 2023 telah ditindak lanjut oleh Inspektorat Daerah sampai dengan saat ini dan yang tersisah sejumlah Kurang Lebih Rp 81 Miliar.Terkait rincian data LHP-BPK tersebut akan diserahkan malalui Inspektorat untuk di tindak lanjut sesuai prosedur yang ada pada Kejaksaan. Ungkapnya

Masih Bupati Mamasa Welem Sambolangi mengatakan Saat ini pemerintah daerah juga sedang menggiatkan pendataan anggota pada kelompok-kelompok tani sebagai perwujudan visi dan misi untuk mensejahterakan Masyarakat melalui sektor pertanian. Penyaluran pupuk gratis, bibit gratis, dan alat-alat mesin pertanian gratis kepada masyarakat menjadi cara dalam memanfaatkan potensi masyarakat Mamasa yang secara persentase 80% adalah petani. Oleh karenanya, Dinas Pertanian akan membuat program penangkaran terhadap bibit lokal dan kemudian akan disalurkan kepada petani secara gratis. Selain itu, akan ada pengalihfungsian bangunan Pasar Malabo menjadi Gudang penyimpanan pupuk bagi masyarakat dalam memberikan kemudahan akses dalam memperoleh pupuk dan menghindari kelangkaan pupuk di wilayah Kabupaten Mamasa.

“Mengingat banyaknya PR yang harus dikerjakan maka perlu adanya pendampingan dari Kejaksaan Negeri Mamasa agar program Pembangunan yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Daerah dapat akurat, sesuai, dan tepat sasaran”tuturnya

Bupati Mamasa Welem Sambolangi menegaskan dalam kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Mamasa dan Kejaksaan Negeri Mamasa, sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan hukum yang berlaku, serta terhindar dari potensi penyalahgunaan anggaran.tutupnya ( Amelia )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *