Malut , jendelamalut.com – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) meluncurkan program subsidi 50 persen tiket kapal laut bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran. Program ini merupakan bagian dari gebrakan 100 hari kerja Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyebut program ini bertujuan meringankan beban masyarakat dalam perjalanan pulang kampung, terutama bagi mereka yang menggunakan transportasi laut.
“Misalnya, rute Ternate ke Taliabu yang biasanya Rp500 ribu, setelah subsidi hanya Rp250 ribu. Kami telah mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk mendukung program ini,” kata Sherly dalam keterangannya, Jumat (14/3).
Berlaku di Seluruh Wilayah Malut
Subsidi ini berlaku untuk perjalanan dari Ternate menuju berbagai daerah tujuan, seperti Sofifi, Weda, Tidore, Jailolo, Tobelo, Morotai, Maba, Buli, Taliabu, Sanana, Makian, Kayoa, Bacan, dan Obi.
Gubernur menegaskan bahwa tiket bersubsidi bisa dibeli di semua loket pelabuhan, baik kapal swasta maupun milik pemerintah daerah. “Pemprov telah bekerja sama dengan seluruh perhubungan laut agar masyarakat lebih mudah memperoleh tiket,” tambahnya.
Dapat Digunakan untuk Perjalanan Pulang
Selain keberangkatan, program ini juga mencakup perjalanan kembali setelah Lebaran. “Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya bisa mudik, tapi juga bisa kembali tanpa kendala biaya,” ujar Sherly.
Salah satu penumpang kapal, Samud, mengungkapkan kegembiraannya atas program ini. “Selama ini tiket kapal tidak pernah didiskon. Baru di pemerintahan ini masyarakat bisa menikmati subsidi tiket gratis,” katanya saat ditemui di Pelabuhan Bastiong.
Gubernur Sherly juga berharap program mudik bersubsidi ini bisa terus berjalan hingga lima tahun ke depan, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan lebih terjangkau.
(Mito Tahane)











