Halmahera Utara – Gunung api Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Minggu (16/3/2025) pukul 14.42 WIT. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi 3.100 meter di atas puncak, dengan warna kelabu pekat yang condong ke arah barat dan barat laut.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, M. Saum Amin, mengungkapkan bahwa aktivitas erupsi ini terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi 447,61 detik.
“Gunung Dukono saat ini berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat, pengunjung, dan wisatawan dilarang beraktivitas, mendaki, atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 km,” tegasnya melalui rilis resmi, Minggu (16/3/2025).
Ia juga mengingatkan bahwa letusan Gunung Dukono terjadi secara periodik, sehingga sebaran abu vulkanik dapat berubah tergantung arah dan kecepatan angin. Oleh karena itu, masyarakat di sekitar wilayah terdampak diimbau untuk selalu mengenakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari dampak negatif abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.
Pihak berwenang terus memantau aktivitas Gunung Dukono dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta mengikuti arahan dari petugas terkait demi keselamatan bersama.











