Dumai, Riau – JendelaMalut.com | 17 Maret 2025
Pekerjaan penggalian untuk penanaman kabel oleh PT Telkom di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, Riau, berujung pada masalah serius. Galian tersebut menyebabkan tersumbatnya saluran pembuangan air, yang akhirnya memicu banjir di sekitar lokasi proyek.
Akibat kejadian ini, sejumlah warga mengalami kerugian. Salah satunya adalah Ibu Rasi, seorang pedagang yang dagangannya rusak karena terendam air. Ia meminta PT Telkom bertanggung jawab atas kerugian yang dialaminya.
“Kami tidak menolak pembangunan, tapi tolong perhatikan dampaknya terhadap warga. Akibat galian ini, air meluap dan merendam dagangan saya. Siapa yang akan mengganti kerugian kami?” keluh Ibu Rasi.
Selain Ibu Rasi, beberapa warga lainnya juga merasakan dampak dari banjir ini. Banyak rumah yang terendam air hingga masuk ke dalam rumah, menyebabkan kerusakan pada perabotan dan barang elektronik. Sejumlah jalan di sekitar lokasi pun tergenang, menyulitkan aktivitas warga.
Warga setempat menyayangkan kurangnya koordinasi antara pihak PT Telkom dengan pemerintah daerah sebelum melakukan penggalian. Mereka menilai seharusnya ada upaya pencegahan agar proyek ini tidak merugikan masyarakat.
Beberapa warga mengaku sudah berusaha melaporkan permasalahan ini kepada pemerintah setempat, namun hingga kini belum ada tindakan yang berarti. Mereka berharap ada langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini secepatnya.
Selain meminta pertanggungjawaban dari PT Telkom, warga juga mendesak pemerintah daerah untuk turun tangan mengawasi proyek-proyek infrastruktur agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Telkom belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan warga. Masyarakat berharap perusahaan segera mengambil langkah untuk mengatasi banjir dan memberikan kompensasi kepada warga terdampak.






