Bupati Halbar Luncurkan Penyaluran Paket Ramadan dan Bantuan Rumah Layak Huni

Berita Informasi236 Dilihat

Halmahera Barat – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, secara resmi meluncurkan program “Ramadan Bahagia” serta penyerahan bantuan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini diresmikan langsung oleh Bupati Halmahera Barat, James Uang, pada Rabu (19/3/2025).

Dalam sambutannya, James Uang mengapresiasi langkah Baznas yang dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada Baznas Halmahera Barat yang telah menyalurkan zakat dari masyarakat untuk masyarakat. Ini adalah bentuk kolaborasi nyata dalam membangun daerah,” ujar James.

Menurutnya, pembangunan daerah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Baznas.

“Membangun Halmahera Barat tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah daerah. Semua elemen harus berkontribusi, termasuk Baznas yang memiliki peran besar dalam membantu masyarakat,” tambahnya.

James juga mengajak umat Muslim di Halmahera Barat untuk lebih taat dalam membayar zakat, karena dana yang terkumpul dikelola secara transparan dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Bantuan dari Baznas

Wakil Ketua II Bidang Distribusi Baznas Halmahera Barat, Ustaz Abdul Halil Haji Said, menjelaskan bahwa berbagai bantuan telah disalurkan, termasuk paket sembako yang terdiri dari beras 5 kg, gula, teh, dan minyak goreng.

Selain itu, Baznas juga menyalurkan bantuan dalam lima program utama, yakni kesehatan, pendidikan, dan usaha mikro.

“Tahun ini, kami memberikan bantuan usaha mikro kepada 100 penerima, dengan nilai bantuan berkisar antara Rp3 juta hingga Rp5 juta per orang,” kata Abdul Halil.

Pendataan penerima zakat dilakukan melalui kerja sama dengan masjid-masjid dan pemerintah desa agar penyaluran lebih tepat sasaran.

“Saat ini, dana zakat, infak, dan sedekah yang kami kelola mencapai sekitar Rp2 miliar. Sebagian besar berasal dari zakat ASN, sementara dari TNI/Polri masih belum terhimpun secara maksimal. Namun, kami terus mengupayakan agar pengelolaan zakat bisa lebih luas,” pungkasnya.

(Tim Jendela Malut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *