Pencarian 4 Korban Kapal LCT SJP 168 A Dihentikan, Basarnas Siap Buka Kembali Jika Ada Temuan Baru

Berita Informasi208 Dilihat

Ternate – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap empat korban tenggelamnya Kapal LCT SJP 168 A di perairan Pulau Batang Dua, Kota Ternate, resmi dihentikan setelah tujuh hari pencarian tidak membuahkan hasil.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan bahwa timnya telah melakukan pencarian maksimal sejak hari pertama hingga hari ketujuh, namun keempat korban masih belum ditemukan.

“Semua upaya sudah kami lakukan bersama unsur terkait, termasuk memperluas area pencarian dari perairan Batang Dua hingga perairan Halmahera Selatan,” ujarnya, Kamis (20/3/2025).

Meski operasi SAR telah ditutup, Basarnas tetap berkoordinasi dengan instansi terkait serta kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Terkait penemuan bangkai kapal di perairan Desa Bokimiake, Halmahera Selatan, Iwan menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi untuk memastikan apakah kapal tersebut benar adalah LCT SJP 168 A.

“Jika bangkai kapal yang ditemukan memang LCT SJP 168 A, maka ada kemungkinan operasi SAR akan dibuka kembali, dan tim akan melakukan penyelaman untuk mencari korban di dalam kapal,” jelasnya.

Adapun empat korban yang masih hilang adalah Muh Mufly (Mualim 1), Baharuddin Zamani (KKM), Zuber (Juru Minyak), dan M. Sapri Pammu (Juru Masak).

Iwan menambahkan bahwa pencarian mengalami kendala karena kondisi cuaca yang tidak menentu dan sering berubah secara ekstrem.

(Tim Jendela Malut)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *