Wali Kota Tidore Kepulauan Tinjau Langsung Dampak Banjir dan Longsor di Oba, Minta Pemerintah Provinsi Segera Bertindak

Berita Informasi171 Dilihat

Tidore, JendelaMalut.com – Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, bergerak cepat meninjau kondisi jalan dan aliran sungai yang terdampak banjir serta longsor di Dusun Toe, Desa Kususinopa, Kecamatan Oba, pada Sabtu (22/3/2025).

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini Mengatakan, “Banjir akibat luapan sungai telah menyebabkan separuh badan jalan ambruk, sehingga mengganggu arus lalu lintas. Jalan tersebut merupakan jalur penghubung utama antara Kecamatan Oba dan Kecamatan Oba Selatan, serta menuju Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan.

Dalam kunjungannya, Sinen meminta perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta Balai Wilayah Sungai (BWS) untuk segera menangani kerusakan tersebut, mengingat jalan yang terdampak adalah jalan provinsi.

“Kami sangat berharap perhatian dari pemerintah provinsi agar masalah ini cepat dituntaskan. Selain itu, kami juga meminta pihak balai untuk ikut turun tangan membantu menyelesaikan persoalan ini,” ujar Sinen.

Sebagai upaya darurat, salah satu pemilik lahan, Taufik, telah bersedia memberikan lahannya untuk pembangunan jalan alternatif guna memperlancar aktivitas masyarakat di Kecamatan Oba dan Oba Selatan.

“Harapan kami, permasalahan ini bisa diseriusi agar masyarakat dapat beraktivitas dengan lancar tanpa terhambat akses transportasi,” tambahnya.

Selain itu, dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan akan melakukan normalisasi sungai guna mengurangi risiko banjir yang lebih besar.

“Sehari dua ini, saya minta Dinas PUPR dan BPBD segera menurunkan alat berat untuk membuat aliran air baru agar banjir tidak kembali merusak badan jalan,” tegasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi oleh Kepala Dinas PUPR Abdul Muis A. Husain, Kepala BPBD Muhammad Abubakar, serta Kepala Dinas Perkimtan Thamrin Ahmad. Mereka juga memantau sejumlah jembatan dan ruas jalan di wilayah daratan Oba yang berpotensi longsor akibat hantaman banjir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *