Kades Guruapin Kecamatan Kayoa, Diduga Belit-Belit Soal Pengadaan Bodi, Ternyata Fiktif?

Berita Informasi153 Dilihat

Halmahera Selatan, jendelamalut.com – Isu terkait dugaan ketidakterbukaan dalam pengadaan bodi kapal mencuat setelah pernyataan Kepala Desa (Kades) Guruapin Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara (Malut), yang dianggap berbelit-belit. Berdasarkan percakapan yang beredar, Kades awalnya tidak memberikan jawaban yang jelas terkait keberadaan barang tersebut. Namun, belakangan muncul dugaan bahwa pengadaan bodi kapal tersebut fiktif. (28/3)

Dalam komunikasi antara media dan Kades, pihak media mempertanyakan kejelasan proyek tersebut, mengingat anggaran sudah dicairkan. Namun, Kades menyatakan bahwa konfirmasi seharusnya dilakukan sebelum berita dipublikasikan, bukan setelahnya. Hal ini memicu kekecewaan dari pihak media yang merasa bahwa informasi tidak transparan.

“Saya selaku pimpinan media biro Halsel merasa kecewa atas tidak transparannya Ibu Kades,” ujar perwakilan media dalam percakapan tersebut.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai kejelasan proyek yang menggunakan dana desa tersebut. Hingga saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak desa terkait dugaan fiktifnya pengadaan bodi kapal tersebut.

Polemik ini semakin memperkuat urgensi transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

(Biro Halsel/Utam Saputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *