Halteng- jendelamalut.com – Hasil investigasi menunjukkan bahwa serikat pekerja buruh di PT IWIP lebih memprioritaskan kepentingan kelompoknya sendiri daripada melindungi hak-hak pekerja.(05/04)
Serikat pekerja buruh ini dituduh tidak responsif terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh pekerja, seperti intimidasi oleh manajemen perusahaan, PHK karyawan, dan keterlambatan pembayaran gaji.
Pekerja di PT IWIP dilaporkan mengalami intimidasi oleh manajemen perusahaan, termasuk PHK karyawan dan larangan membuat surat keterangan dokter (SKD). Selain itu, pembayaran gaji juga sering terlambat, dengan tanggal pembayaran yang seharusnya 5 April tetapi diundur menjadi 9 April.
Serikat pekerja buruh di PT IWIP dinilai gagal melindungi hak-hak pekerja. Organisasi serikat seharusnya hadir untuk melindungi kepentingan pekerja, namun yang terjadi adalah serikat lebih memprioritaskan kepentingan kelompoknya sendiri dan tidak peduli dengan hak-hak pekerja.
Untuk itu Pekerja di PT IWIP menuntut agar serikat pekerja buruh lebih responsif terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh pekerja. Mereka juga menuntut agar manajemen perusahaan lebih transparan dan adil dalam mengelola perusahaan.
(Jordi Joisangaji)








