HALMAHERA SELATAN DARURAT KEKERASAN SEKSUAL, WARTAWAN DAN OKP GELAR AKSI DEMO TUNTUT PEMBENTUKAN SATGAS

Berita Informasi221 Dilihat

Halmahera Selatan, Kamis-10-April-2025
Massa Aksi yang tergabung dalam gabungan Tim Wartawan Halmahera Selatan dan Organisasi Kepemudaan (OKP) menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Bupati Halmahera Selatan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes dan keprihatinan mendalam terhadap maraknya kasus kekerasan seksual yang terjadi di wilayah Halmahera Selatan tersebut, dalam beberapa waktu terakhir.

Para peserta aksi membawa spanduk dan poster bertuliskan “Halmahera Selatan Darurat Kekerasan Seksual” dan “Segera Bentuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak”. Massa Aksi menyuarakan tuntutan utama agar Pemerintah Daerah agar segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kekerasan Seksual sebagai langkah konkret dalam melindungi korban dan mencegah kasus serupa di masa mendatang.

Aksi ini mendapat respons langsung dari Pemerintah Daerah. Hal Ini Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Selatan, menerima massa aksi bersama Asisten II, Asisten III, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3KB).

Dalam dialog terbuka, perwakilan wartawan menyoroti lemahnya sistem perlindungan terhadap korban kekerasan seksual, minimnya penanganan hukum yang berpihak pada korban, Dan Menuntut Kepada Pemerintah Daerah Agar Segera Memproses Salah Satu Pelaku Sebagai Pelayanan Masyarakat Sebagai Kepala Sekolah Di Halmahera Selatan Untuk Di Pecat Sebagai ASN Di Halmahera Selatan.

“Ini bukan sekadar angka, ini tentang nyawa dan masa depan anak-anak serta perempuan di Halmahera Selatan. Kita sudah darurat,” ujar salah satu orator aksi dari kalangan jurnalis.

Menanggapi tuntutan tersebut, Sekretaris Daerah menyampaikan apresiasi atas kepedulian para wartawan dan OKP. Ia berkomitmen akan segera menindaklanjuti aspirasi ini dalam rapat koordinasi lintas sektor.

“Kami sepakat bahwa ini harus menjadi perhatian serius. Pemerintah Daerah akan segera membahas pembentukan Satgas Kekerasan Seksual yang melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat sipil dan media,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan DP3KB juga menyatakan siap memperkuat program perlindungan perempuan dan anak, termasuk, advokasi, kepada instansi terkait agar pembentukan Satgas dapat segera direalisasikan.

Aksi damai ini berlangsung tertib dan
akan terus mengawal proses hingga pembentukan Satgas benar-benar terealisasi dan langkah nyata perlindungan korban kekerasan seksual dijalankan Demikian. (Glenn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *