Diduga Tak Adil, Karyawan Lokal PT IWIP Di-PHK Usai Adu Mulut dengan Karyawan Asing, Gane Raya Bersatu Desak IR Bertindak Netral

Berita Informasi378 Dilihat

Halmahera Tengah, Malut, jendelamalut.com – Insiden adu mulut antara salah satu karyawan lokal dengan karyawan asing asal Tiongkok di kawasan industri PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kembali memantik kontroversi. Keputusan pihak Industrial Relations (IR) perusahaan yang hanya menjatuhkan sanksi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawan lokal menuai protes dari sejumlah pihak.

Hasil investigasi Jendela Malut .com, Malut pada Minggu, 20 April 2025, menemukan bahwa konflik yang terjadi hanya berupa adu mulut antara kedua belah pihak tanpa adanya tindak kekerasan fisik. Namun, keputusan PHK hanya dijatuhkan kepada karyawan lokal, sementara karyawan asing tidak mendapat sanksi apapun.

Menanggapi hal ini, organisasi masyarakat lokal Gane Raya Bersatu menyampaikan kekecewaan mereka terhadap keputusan sepihak tersebut.

“Kami dari keluarga besar Gane Raya Bersatu menilai keputusan ini tidak adil. Jika memang terjadi pelanggaran, seharusnya kedua belah pihak diberikan sanksi yang setara. Bukan hanya satu pihak yang dikorbankan,” ujar salah satu perwakilan organisasi.

Mereka juga mendesak pimpinan IR PT IWIP agar bersikap netral dan tidak berpihak, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur penanganan konflik karyawan di lingkungan perusahaan.

“Kami khawatir ada ketakutan atau perlakuan istimewa terhadap karyawan asing yang menyebabkan kebijakan menjadi tidak berimbang. Jika benar, ini harus menjadi perhatian serius,” lanjut pernyataan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT IWIP belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden maupun tuntutan dari Gane Raya Bersatu. Masyarakat berharap ada penyelesaian yang adil dan tidak merugikan tenaga kerja lokal yang selama ini menjadi bagian penting dalam pembangunan kawasan industri strategis tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *