Tidore Kepulauan, jendelamalut.com – Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ade Kama, mengingatkan panitia seleksi (Pansel) calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2025 agar menjalankan proses seleksi dengan jujur, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN).
Pernyataan itu disampaikan Ade Kama menyikapi tahapan seleksi yang mulai berlangsung. Ia menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam memilih generasi muda terbaik yang akan mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80, 17 Agustus 2025 mendatang.
“Panitia seleksi harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, tidak ada KKN, dan tidak memandang status sosial atau latar belakang peserta. Jangan sampai ada ‘titipan’ yang mencederai proses seleksi dan merugikan pelajar yang memang layak,” tegas Ade, Selasa (22/4/2025).
Politikus dari PDI Perjuangan itu juga memberikan motivasi kepada para peserta agar terus menjaga kesehatan dan meningkatkan kapasitas akademik serta fisik mereka.
“Anak-anak ini adalah perwakilan dari sekolah-sekolah, tentunya mereka adalah yang terbaik. Tapi tetap, kesehatan jasmani dan kemampuan akademik harus dijaga, karena nanti mereka akan melewati masa pelatihan intensif sebelum bertugas,” tambahnya.
Ade berharap seluruh proses seleksi hingga pelaksanaan upacara kemerdekaan nanti bisa berjalan lancar dan sukses, serta melahirkan paskibraka yang tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga berkarakter dan berintegritas tinggi.












