Lamongan, jendelamalut.com — Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Hingga April 2025, capaian Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayah ini telah mencapai 28,30 persen atau setara dengan 54.444 hektare dari target nasional sebesar 192.373 hektare.
Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lamongan, Edy Yunan Achmadi, dalam keterangan persnya, Selasa (22/4/2025).
“Mulai Januari hingga April, capaian LTT Lamongan mencapai 28,30 persen. Kami optimistis bisa memenuhi target nasional karena musim tanam kedua sudah dimulai sejak Februari,” ungkap Yunan.
Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lamongan terus melakukan pemantauan dan pendampingan langsung ke lapangan untuk memastikan segala kendala petani dapat diatasi secara cepat dan tepat.
Ia juga menambahkan, ada beberapa wilayah di Lamongan yang memungkinkan petani melakukan tanam padi hingga tiga kali dalam setahun, seperti di Kecamatan Laren, Sugio, Maduran, dan sekitarnya. Selain itu, pemanfaatan lahan alternatif seperti lahan berau dan rawa juga menjadi strategi untuk mendukung pencapaian target.
“Dengan strategi perluasan lahan tanam dan optimalisasi wilayah yang memungkinkan tanam tiga kali, kami yakin target akan tercapai hingga akhir Desember 2025,” pungkasnya.












