Ternate, jendelamalut.com – Menyikapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda wilayah Maluku Utara pada 24 hingga 29 April 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh BPBD kabupaten/kota serta masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Kepala BPBD Maluku Utara, Fehby Alting, menyampaikan bahwa peringatan ini berdasarkan prospek cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Babullah Ternate yang memperkirakan adanya peningkatan intensitas hujan disertai risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
“Kita minta koordinasi lintas sektor diperkuat. Mulai dari pemantauan kondisi wilayah, kesiapan jalur evakuasi, hingga penyebaran informasi peringatan dini ke masyarakat harus dilakukan secara aktif,” ujar Fehby di Ternate, Kamis (24/4/2025).
Ia juga menegaskan agar seluruh BPBD di 10 kabupaten/kota di Maluku Utara memperbarui data cuaca secara berkala dari BMKG dan memastikan kesiapan logistik serta personel tanggap darurat.
Selain kepada instansi terkait, BPBD juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap lingkungan sekitar. Fehby mengingatkan pentingnya mengenali potensi risiko di lingkungan masing-masing, seperti bahaya longsor di daerah berbukit dan risiko banjir di daerah bantaran sungai.
“Hindari daerah dengan pohon tua yang rawan tumbang dan pastikan tidak berada di lokasi-lokasi berbahaya saat hujan deras,” tambahnya.
BPBD juga mengingatkan masyarakat agar hanya mengakses informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait guna menghindari kesimpangsiuran informasi atau hoaks yang bisa memicu kepanikan.
Langkah-langkah kesiapsiagaan ini, menurut Fehby, merupakan bagian dari komitmen Pemprov Maluku Utara dalam melindungi warganya dari dampak buruk bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.












