Morotai, jendelamalut.com – Perkumpulan Stimulant Institute bekerja sama dengan Save the Children Indonesia menggelar pelatihan manajemen kasus untuk pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah, Kamis (24/4/2025), sebagai bagian dari Program KREASI di Kabupaten Pulau Morotai.
“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Pelatihan ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas kepala sekolah dan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (TPPK-SP), dalam mencegah serta menangani kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di satuan pendidikan.
Batch pertama pelatihan berlangsung pada 24–26 April 2025 di Universitas Pasifik Morotai, melibatkan 13 sekolah dari Kecamatan Morotai Selatan. Tahap selanjutnya akan menjangkau Kecamatan Morotai Timur dan Morotai Utara.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Morotai, Ujang Bagindo, dalam sambutannya menyatakan bahwa kompetensi guru dalam memahami psikologi anak menjadi hal yang krusial dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman.
“Pendidikan yang sejati tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk karakter dan empati. Guru harus memahami sisi emosional peserta didiknya,” ujar Ujang.
Ia juga menegaskan pentingnya kebijakan sekolah yang berpihak pada perlindungan anak, mengingat hasil Rapor Pendidikan menunjukkan masih adanya ketidakpuasan terhadap iklim sekolah saat ini.
“Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas, tapi juga mendorong penyusunan SOP penanganan kekerasan di sekolah serta penguatan sistem monitoring perlindungan anak yang konsisten,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menciptakan sekolah ramah anak yang bebas dari kekerasan dan perundungan di seluruh wilayah Morotai.











