Pemkot Dumai Siap Sinergi Cegah Karhutla, Tindaklanjuti Instruksi Presiden Prabowo

Berita Informasi109 Dilihat

Dumai, jendelamalut.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai, Riau, menyatakan kesiapan bersinergi dengan para pemangku kepentingan dalam upaya mitigasi dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disampaikan melalui Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Budi Gunawan.

“Insha Allah, Pemkot Dumai siap bersinergi dalam upaya pencegahan karhutla di Bumi Lancang Kuning, khususnya Dumai Kota Idaman,” ujar Wali Kota Dumai, Paisal, saat menghadiri Apel Kesiapsiagaan Nasional Penanggulangan Karhutla 2025 yang dipusatkan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Selasa (28/4/2025).

Apel tersebut juga dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kepala BNPB Suharyanto, serta Gubernur Riau Abdul Wahid.

Wali Kota Paisal menegaskan bahwa apel ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas instansi dan meningkatkan kesiapsiagaan menjelang musim kemarau. Di Kota Dumai sendiri, berbagai langkah pencegahan telah dilakukan, seperti penetapan wilayah rawan karhutla, deteksi dini, patroli rutin dan terpadu, serta edukasi masyarakat melalui sosialisasi langsung.

“Komitmen terhadap pengendalian karhutla akan terus kami maksimalkan dengan mengedepankan langkah pencegahan sesuai arahan Presiden,” tambahnya.

Sementara itu, Menko Polkam Budi Gunawan dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman karhutla, khususnya di wilayah Riau yang rawan kebakaran.

“Presiden Prabowo Subianto meminta agar capaian positif selama ini dipertahankan dan jangan sampai terjadi lagi kebakaran meluas yang bisa menimbulkan sorotan internasional,” ungkap Budi.

Ia menambahkan, karhutla bukan hanya berdampak pada kerusakan lingkungan dan kesehatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan konflik geopolitik, termasuk protes dari negara tetangga akibat asap lintas batas.

Sebagai bagian dari strategi nasional, pemerintah telah membentuk Desk Koordinasi Penanganan Karhutla pada 13 Maret 2025. Desk ini berada di bawah koordinasi Kemenko Polkam dan dipimpin oleh Kepala BNPB bersama sejumlah menteri dan pimpinan TNI/Polri.

“Desk ini dibentuk untuk memastikan penanganan karhutla lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif,” tegasnya.

Apel kesiapsiagaan ini diikuti ribuan peserta dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan relawan. Sejumlah peralatan pemadam seperti helikopter water bombing, kendaraan taktis, dan alat pemadam manual juga dipamerkan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi musim kemarau tahun ini. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *