Ternate, 4 Mei 2025 | jendelamalut.com — Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara terus menggencarkan Operasi Premanisme yang kini telah memasuki hari keempat. Patroli gabungan kali ini difokuskan di sejumlah titik strategis, seperti Pelabuhan Dufa-Dufa, Pelabuhan Speed Bastiong, dan Terminal Bastiong.
Operasi dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Pengendalian Operasi, Kompol Sujarwa, S.H., dengan pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat dan pengguna transportasi umum.
Sasaran utama operasi ini adalah memberikan rasa aman, menekan praktik pungutan liar (pungli), dan mencegah tindakan intimidasi yang kerap meresahkan warga.
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama melawan premanisme.
> “Kami tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar berani melapor jika mengalami atau mengetahui tindakan premanisme. Kesadaran dan partisipasi warga sangat penting untuk menjaga keamanan bersama,” tegasnya.
Polda Malut juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diminta tak segan menggunakan kanal pengaduan resmi untuk melaporkan berbagai praktik premanisme yang ditemui di lapangan.
Dengan kehadiran rutin aparat dan dukungan masyarakat, diharapkan kawasan transportasi publik di Maluku Utara bebas dari praktik-praktik yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan. Red










