Hardiknas 2025: Bupati dan Wabup Halsel Tampil Kompak dengan Pakaian Adat

Berita Informasi180 Dilihat

Hardiknas Jadi Momentum Revitalisasi Pendidikan di Era Presiden Prabowo

Labuha, 5 Mei 2025, jendelamalut.com — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025 di Kabupaten Halmahera Selatan berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya. Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin (Humanis) tampil kompak mengenakan pakaian adat masing-masing suku saat memimpin upacara di halaman Kantor Bupati, Senin pagi (5/5/2025).

Bupati Bassam bersama sang istri, Rifa’at Al-Sa’adah Bassam, mengenakan busana adat Suku Tobelo Galela (Togale). Sementara itu, Wabup Humanis dan istri, Mardiana Bopeng, tampak elegan dalam pakaian adat Bacan.

Tak hanya pimpinan daerah, seluruh peserta upacara mulai dari Forkopimda, pimpinan OPD, camat, kepala sekolah, guru, hingga pelajar juga mengenakan pakaian adat masing-masing, menciptakan harmoni budaya yang kental dalam perayaan nasional tersebut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bassam membacakan pidato resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti. Dalam amanatnya, Menteri menegaskan bahwa Hardiknas tidak sekadar menjadi agenda seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen nasional dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan UUD 1945.

“Pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap insan, baik sebagai pribadi maupun sebagai warga negara,” demikian kutipan pidato yang dibacakan Bupati.

Menteri Mu’ti juga menekankan bahwa pendidikan berperan penting dalam membangun peradaban, mengembangkan ilmu dan keterampilan, serta menciptakan kesejahteraan lahir dan batin bagi rakyat Indonesia.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, disebut telah menetapkan pendidikan sebagai salah satu prioritas nasional. Dalam Asta Cita keempat, Presiden berkomitmen membangun sumber daya manusia yang unggul melalui revitalisasi sarana prasarana, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru.

“Langkah nyata telah dimulai sejak Oktober 2024, termasuk reformasi tata kelola pendidikan, pembinaan guru, dan peningkatan kinerja pendidikan,” kata Mendikdasmen dalam naskahnya.

Program ke depan juga mencakup penerapan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta integrasi coding dan kecerdasan artifisial (AI) dalam kurikulum pendidikan.

Mengakhiri amanatnya, Menteri Mu’ti mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergandeng tangan dan bergotong royong demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

> “Dengan semangat Hardiknas, mari kita satukan langkah demi generasi hebat dan masa depan Indonesia yang lebih cerah,” tutupnya. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *