Madinah || jendelamalut.com – Untuk memastikan jemaah calon haji Indonesia tetap dapat menikmati cita rasa masakan Nusantara selama berada di Madinah, pemerintah menggandeng sejumlah dapur katering lokal dan mendatangkan langsung koki serta bumbu dari Tanah Air.
“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Salah satu tokoh penting di balik dapur jemaah haji ini adalah Muhammad Suhendi, koki utama asal Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Ia bertanggung jawab meracik menu harian bagi ribuan jemaah dengan rasa yang akrab di lidah masyarakat Indonesia.
“Sekitar 90 persen bumbu yang kami gunakan didatangkan langsung dari Indonesia. Pemerintah mengirimkan bumbu siap pakai agar rasa masakan tetap autentik dan sesuai selera jemaah,” ujar Suhendi saat ditemui di dapur katering di Madinah.
Menurutnya, bumbu Nusantara terasa lebih ringan dan cocok di lidah jemaah Indonesia dibandingkan bumbu lokal Arab Saudi yang cenderung lebih kuat dan berbeda karakter.
Kehadiran masakan khas Indonesia menjadi penghibur sekaligus penguat stamina bagi jemaah yang tengah menjalani ibadah di tanah suci. Menu seperti rendang, sayur asem, hingga ayam kecap menjadi favorit yang kerap disajikan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memberikan layanan terbaik selama penyelenggaraan ibadah haji, termasuk dalam aspek konsumsi yang menjadi salah satu kebutuhan vital jemaah.
(Red)












