Polres Semarang Gencarkan Patroli Malam, Cegah Premanisme dan Gangguan Kamtibmas

Berita Informasi115 Dilihat

Polres Semarang, jendelamalut.com – Polda Jateng Untuk menjaga situasi yang tetap kondusif di wilayah Kabupaten Semarang serta mencegah aksi premanisme dan gangguan keamanan lainnya, Polres Semarang mengintensifkan patroli malam hari. Pada Minggu malam, 11 Mei 2025, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si. memimpin langsung patroli dialogis yang dimulai dari Mako Polres Semarang.

Kegiatan diawali dengan apel malam pukul 21.00 WIB, di mana Kapolres menekankan pentingnya pendekatan preventif dan preemtif selama pelaksanaan patroli. Ia juga menggarisbawahi pentingnya sikap humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat.

“Patroli malam ini kita laksanakan dengan pendekatan preventif dan preemtif, serta mengedepankan sikap humanis agar masyarakat merasakan kehadiran Polri secara langsung, sekaligus sebagai bagian dari rangkaian Operasi Aman Candi 2025,” ujar Kapolres.

Dengan menggunakan kendaraan roda dua, rombongan patroli menyusuri wilayah Kabupaten Semarang, mulai dari Kecamatan Tuntang hingga Banyubiru, yang berbatasan dengan Kota Salatiga. Beberapa kali rombongan berhenti saat menemukan kerumunan warga, termasuk sekelompok remaja yang nongkrong di Desa Tegaron, Kecamatan Banyubiru. Setelah dilakukan pemeriksaan, tujuh remaja tersebut diketahui sedang mengonsumsi minuman keras.

Petugas kemudian melakukan pembinaan di tempat, memanggil orang tua dan perangkat desa setempat untuk menyaksikan proses tersebut.

“Di hadapan orang tua dan perangkat desa, kami memberikan pembinaan serta imbauan agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak berkembang menjadi gangguan Kamtibmas,” jelas Kapolres.

Patroli dilanjutkan menuju Alun-Alun Tambakboyo, Ambarawa. Di lokasi tersebut tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan atau kerumunan yang berpotensi mengganggu keamanan.

Namun, saat rombongan kembali menuju Ungaran, tepatnya di depan Monumen Palagan Ambarawa, ditemukan enam remaja sedang berkumpul. Petugas kembali menemukan botol air mineral berisi tuak. Enam remaja tersebut merupakan warga Ambarawa dan Jambu.

“Selanjutnya, keenam remaja dibawa ke Polsek Ambarawa untuk diperiksa lebih lanjut. Kami juga memanggil orang tua dan perangkat desa untuk turut serta dalam proses pembinaan,” tambahnya.

Patroli berlanjut menyusuri Jalan Diponegoro, Ungaran—lokasi yang dikenal rawan digunakan untuk balapan liar. Petugas sempat berhenti memantau situasi sebagai langkah antisipasi. Hingga pukul 02.30 WIB, situasi dilaporkan aman dan kondusif.

Dengan kegiatan patroli rutin ini, Polres Semarang berkomitmen menjaga ketertiban masyarakat dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini, melalui pendekatan yang tegas namun tetap humanis. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *