TERNATE, jendelamalut.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, SE., MM., secara resmi menutup kegiatan Maluku Utara Vocalist Indonesia (MUVI) Kids Voice Season 3, yang digelar di Mall Jatiland Ternate pada Minggu (18/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh para finalis, orang tua peserta, serta pejabat dari Pemerintah Kota Ternate.
Turut hadir dalam penutupan ajang pencarian bakat menyanyi anak-anak tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kota Ternate Rustam Pandjab Mahli, S.Pd., dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Muhlis S. Djumadil, SE., M.Si., yang turut memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Sekda Rizal Marsaoly menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana MUVI yang secara konsisten telah menyelenggarakan kegiatan ini hingga tahun ketiga.
“Atas nama Pemerintah Kota Ternate dan Bapak Wali Kota, saya menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada tim penyelenggara. Ini adalah bentuk nyata dari upaya membangun kreativitas anak-anak. Kami siap menjadikan MUVI Kids Voice sebagai agenda tahunan Pemerintah Kota Ternate,” ujar Sekda.
Tak hanya memberikan dukungan moral, Pemerintah Kota Ternate juga menyalurkan bantuan pembinaan berupa tabungan kepada para finalis. Sekda mengumumkan bahwa sebanyak 15 peserta MUVI Kids Voice akan menerima tabungan masing-masing sebesar Rp1 juta yang disalurkan melalui BPRS Bahari Berkesan.
“Ini merupakan bentuk dukungan konkret agar anak-anak terus semangat mengembangkan potensi seni mereka. Diharapkan tabungan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berprestasi,” tambah Rizal.
Lebih lanjut, Sekda juga mendorong komunitas MUVI untuk terus eksis dan aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan bakat dan kreativitas anak-anak di Kota Ternate.
“Kami berharap MUVI tidak hanya berhenti di sini, tetapi menjadi mitra Pemkot Ternate dalam menciptakan ruang-ruang positif bagi generasi muda, khususnya dalam bidang seni dan budaya,” tutupnya.
Acara penutupan berlangsung meriah, penuh antusiasme dari para peserta dan pendukung. Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara komunitas, orang tua, dan pemerintah dalam membina generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan berprestasi.
(Red)











