Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen Pimpin Rapat Evaluasi Pasca Audit BPK RI: Tegaskan Komitmen Pemkot Pertahankan Opini WTP dalam Pengelolaan Keuangan Tahun Anggaran 2024

Berita Informasi225 Dilihat

Tidore, jendelamalut.com – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menunjukkan komitmen serius dalam pengelolaan keuangan daerah dengan menggelar Rapat Evaluasi Pasca Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Maluku Utara terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024. Rapat penting ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, didampingi oleh Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, dan berlangsung di Aula Sultan Nuku, Kantor Wali Kota Tidore, pada Senin, 19 Mei 2025.

Dalam arahannya, Wali Kota Muhammad Sinen menekankan pentingnya peran serta dan koordinasi yang optimal dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk para bendahara pengeluaran. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan Pemerintah Kota Tidore dalam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama beberapa tahun terakhir adalah hasil dari kerja keras dan sinergi seluruh unsur pemerintah daerah, dan hal ini harus terus dijaga serta ditingkatkan.

“Mari sama-sama torang saling koordinasi hingga tidak ada temuan, agar Pemerintah Kota Tidore dapat mempertahankan opini WTP dari BPK yang telah kita capai bersama selama ini. Keberhasilan ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya satu instansi,” tegas Wali Kota Muhammad Sinen.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Daerah Kota Tidore Kepulauan, Arif Radjabessy, juga turut memberikan penekanan bahwa seluruh aparatur pemerintah daerah harus menjadikan instruksi Wali Kota sebagai pedoman dalam pengelolaan keuangan tahun anggaran 2025. Hal ini dimaksudkan agar proses audit mendatang dapat berjalan lebih lancar dan bebas dari temuan-temuan yang dapat merugikan citra serta akuntabilitas pemerintah daerah.

“Arahan dari Pak Wali Kota harus benar-benar kita jadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas ke depan, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah tahun 2025. Dengan begitu, saat proses audit BPK berlangsung, kita dapat meminimalisir bahkan menghindari temuan-temuan yang tidak kita inginkan bersama,” ujar Arif Radjabessy.

Rapat evaluasi ini turut dihadiri oleh para Asisten Sekretaris Daerah, Staf Ahli Wali Kota, para Pimpinan dan Sekretaris OPD, Kepala Bagian di lingkungan Setda, para Camat se-Kota Tidore Kepulauan, serta para bendahara pengeluaran dari masing-masing unit kerja. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Tidore dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional dalam pengelolaan keuangan daerah. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *