Pulau Morotai, jendelamalut com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) VIII tingkat Kabupaten Pulau Morotai yang diselenggarakan di Gedung Islamic Center, Senin (19/5/2025). Kegiatan keagamaan ini menjadi salah satu agenda penting dalam penguatan nilai-nilai spiritual dan moral di tengah masyarakat Morotai yang majemuk.
Acara pembukaan STQH ini dihadiri langsung oleh Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, yang juga melantik secara resmi 11 dewan hakim yang akan bertugas menilai para peserta. Sebanyak 74 peserta dari enam kecamatan di wilayah Kabupaten Pulau Morotai mengikuti ajang seleksi ini dengan penuh antusias dan semangat.
Dalam sambutannya, Bupati Rusli Sibua menegaskan bahwa STQH tidak sekadar merupakan ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari ikhtiar kolektif dalam membangun peradaban yang berakar pada nilai-nilai luhur Al-Qur’an dan hadist. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan STQH sebagai momentum dalam memperkuat identitas keislaman yang inklusif dan berakhlak mulia.
“Melalui STQH, umat Islam didorong untuk mendalami dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dan hadist yang mengandung nilai rahmatan lil’alamin. Ini adalah bentuk dakwah yang mencerahkan dan menyejukkan,” ujar Rusli.
Bupati menambahkan bahwa peserta STQH diharapkan dapat menjadi generasi Qur’ani yang tidak hanya piawai dalam melantunkan dan menghafal ayat-ayat suci, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan interaksi sosial. Akhlak yang toleran, santun, dan menghargai perbedaan menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang rukun dan damai di tengah keberagaman.
“Kita ingin membentuk generasi yang mampu mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Islam tampil sebagai agama yang mendorong dialog, kerja sama, dan saling pengertian,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Rusli juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kafilah dari enam kecamatan, panitia pelaksana, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras demi terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Ia mengakui bahwa di balik kesuksesan sebuah kegiatan besar seperti STQH, terdapat kerja kolektif yang solid dan penuh keikhlasan.
“Penghargaan setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh kafilah, panitia, dan semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” ucapnya.
Kepada para peserta, Bupati menyampaikan pesan agar setiap bacaan Al-Qur’an dan hadist yang dilantunkan dapat menjadi cahaya penuntun dalam menjalani kehidupan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat kekeluargaan selama pelaksanaan STQH berlangsung.
“Percayalah, setiap usaha kalian akan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT. Mari jaga suasana kekeluargaan dan sportivitas selama pelaksanaan STQH. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi Morotai dan menjadi bekal berharga dalam membangun generasi yang religius dan berintegritas,” pungkas Rusli.
Dengan dibukanya STQH VIII ini, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menunjukkan komitmennya dalam memelihara dan mengembangkan potensi keagamaan sebagai fondasi pembangunan masyarakat yang beradab dan bermartabat di tengah kemajuan zaman.






