Polres Ternate Panen Selada Hidroponik untuk Ketiga Kalinya: Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional di Tengah Upaya Optimalisasi Lahan Pekarangan

Berita Informasi155 Dilihat

Ternate, jendelamalut.com – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., bersama pejabat utama (PJU), Bhayangkari, serta seluruh jajaran personel Polres Ternate kembali melaksanakan panen tanaman hidroponik berupa sayur selada di halaman Mapolres Ternate pada Sabtu (24/5/2025). Ini merupakan panen ketiga yang berhasil dilakukan sejak program ini dimulai.

Program pertanian hidroponik ini menjadi salah satu langkah konkret Polres Ternate dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan memanfaatkan lahan pekarangan kantor sebagai kebun produktif, Polres Ternate menunjukkan bahwa lembaga kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga dapat berkontribusi dalam aspek vital kehidupan masyarakat seperti ketersediaan pangan.

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, menyampaikan bahwa kegiatan hidroponik ini tidak hanya sebagai sarana edukatif bagi anggota Polres, namun juga sebagai bentuk dukungan institusi Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, khususnya di masa-masa pasca pandemi.

“Hidroponik adalah metode bertani yang efektif dan efisien, bahkan di lahan terbatas. Kami ingin memberikan contoh bahwa dengan kemauan dan kreativitas, lahan sekecil apapun bisa dimanfaatkan untuk menciptakan nilai produktif,” ungkap AKBP Anita.

Panen kali ini berhasil menghasilkan selada segar dalam jumlah yang cukup melimpah. Hasil panen kemudian didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan dapur umum serta konsumsi internal anggota Polres Ternate.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau kepada seluruh anggota dan masyarakat umum untuk terus memanfaatkan pekarangan rumah maupun ruang terbuka di lingkungan sekitar sebagai lahan pertanian, baik melalui metode konvensional maupun hidroponik.

“Bercocok tanam bukan hanya tentang hasil, tetapi juga soal gaya hidup sehat dan kesadaran kolektif dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat rumah tangga maupun komunitas,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari seluruh jajaran Polres dan Bhayangkari. Keberhasilan panen menjadi motivasi tersendiri bagi personel untuk terus mengembangkan program serupa, dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas agar tidak membiarkan lahan kosong tak terpakai, terutama di tengah tantangan ekonomi dan lingkungan saat ini.

Dengan semangat kolaboratif, Polres Ternate berharap gerakan bercocok tanam seperti ini bisa meluas ke berbagai kalangan, sehingga ketahanan pangan bukan sekadar wacana, tetapi menjadi bagian dari budaya hidup masyarakat. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *