Sekda Kota Ternate Pimpin Rakor Persiapan Verifikasi Kota Sehat: Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Raih Swasti Saba dalam Program KKS Tahun 2025

Berita Informasi188 Dilihat

Sekda Kota Ternate Pimpin Rakor Persiapan Verifikasi Kota Sehat: Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Raih Swasti Saba dalam Program KKS Tahun 2025

TERNATE, jendelamalut.com — Dalam upaya memperkuat komitmen menuju predikat Kota Sehat, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE, MM memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Tim Pembina dan Forum Kota Sehat Ternate. Rapat ini digelar untuk membahas persiapan verifikasi dan validasi dokumen penilaian Kota Sehat yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Mei 2025 mendatang oleh Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Provinsi Maluku Utara.

Bertempat di ruang kerja Sekretaris Daerah pada Senin (26/5/2025), Rakor ini turut dihadiri oleh sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antara lain Bappelitbangda, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Dinas Perhubungan, Dinas Pariwisata, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas PUPR, BPBD, serta para Camat.

Dalam arahannya, Sekda Rizal Marsaoly menekankan pentingnya proses verifikasi dan validasi dokumen sebagai bagian tak terpisahkan dari penilaian nasional. Penilaian ini menjadi tolok ukur kesiapan Kota Ternate dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh masyarakat.

“Ini bukan hanya soal kelengkapan dokumen, tapi tentang sejauh mana kita sebagai kota mampu menerapkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, inklusif, dan berbasis data,” ujar Sekda Rizal.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program Kota/Kabupaten Sehat (KKS) merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan. Penilaian ini juga menjadi dasar untuk meraih penghargaan Swasti Saba, sebuah apresiasi nasional yang diberikan kepada daerah yang konsisten menjalankan program Kota Sehat secara berkesinambungan.

Sekda menegaskan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak, mulai dari OPD, masyarakat, hingga pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan sosial.

“Ternate harus menjadi contoh kota yang berketuhanan, berkeadilan, dan inovatif, sesuai dengan visi besar Indonesia Emas 2045. Untuk itu, setiap langkah harus didasari oleh data yang valid, pendekatan ilmiah, serta sinergi yang kuat di semua lini,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tantangan untuk menjadi Kota Sehat tidaklah ringan, mengingat terdapat sembilan tatanan yang menjadi dasar penilaian dalam program KKS tahun 2025. Kesembilan tatanan tersebut meliputi:

1. Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri,

2. Permukiman dan Fasilitas Umum,

3. Satuan Pendidikan,

4. Pasar,

5. Perkantoran dan Perindustrian,

6. Pariwisata,

7. Transportasi dan Tertib Lalu Lintas Jalan,

8. Perlindungan Sosial, dan

9. Penanggulangan Bencana.

 

Melalui Rakor ini, Pemerintah Kota Ternate berharap seluruh OPD dan elemen masyarakat dapat meningkatkan sinergi dan inovasi dalam mewujudkan kota yang tidak hanya sehat secara fisik, namun juga tangguh secara sosial dan lingkungan.

“Swasti Saba bukan sekadar penghargaan, tapi simbol dari kerja keras dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam membangun kota yang layak huni bagi generasi sekarang dan mendatang,” pungkas Sekda.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk mengukur kesiapan teknis dan administratif Kota Ternate, serta mendorong semangat bersama untuk menghadirkan tata kelola kota yang berorientasi pada kesehatan dan keberlanjutan. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *