Pengamatan Hilal Penentu 1 Zulhijah 1446 H di Ternate Gagal Akibat Cuaca Buruk, Penetapan Resmi Menunggu Sidang Isbat Kementerian Agama RI

Berita Informasi220 Dilihat

Ternate – Proses pengamatan hilal dalam rangka penentuan awal bulan Zulhijah 1446 Hijriah digelar di Gedung Observatorium Hilal Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Selasa (27/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengamatan nasional yang dilaksanakan serentak di berbagai wilayah Indonesia untuk menentukan awal bulan Zulhijah, yang menjadi penentu jatuhnya Hari Raya Iduladha.

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Namun, berdasarkan hasil pengamatan di Ternate, hilal tidak berhasil terlihat akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Hal ini disampaikan oleh Hermizal, perwakilan dari Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Ternate.

“Kami telah melakukan pengamatan sesuai prosedur, namun hasilnya hilal tidak tampak karena tertutup awan tebal di langit Ternate,” ujar Hermizal.

Ia menjelaskan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Maluku Utara pada hari pengamatan mengalami belokan angin serta pertumbuhan awan konvektif yang cukup aktif, yang menyulitkan visibilitas pengamatan hilal.

Secara hisab, posisi hilal di Ternate pada saat matahari terbenam tercatat memiliki tinggi 1 derajat 32 menit 10 detik, dengan elongasi sebesar 6 derajat 11 menit 41 detik. Sementara itu, umur bulan sejak terjadinya ijtima (konjungsi) yang terjadi pada pukul 12.02.15 WIT telah mencapai 6 jam 30 menit 13 detik.

“Jika mengacu pada kriteria Menteri-menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), posisi hilal di Ternate hari ini masih belum memenuhi syarat visibilitas, baik dari segi ketinggian maupun elongasi,” tambah Hermizal.

Ia menambahkan bahwa meskipun hilal tidak terlihat di Ternate, keputusan resmi mengenai penentuan 1 Zulhijah akan didasarkan pada hasil pengamatan nasional dari berbagai titik di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Semua hasil tersebut akan dikompilasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk dibahas dalam Sidang Isbat yang akan digelar pada malam hari.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Amar Manaf, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan bahwa laporan dari Ternate sudah dikirimkan ke pusat dan akan menjadi bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat.

“Penentuan resmi 1 Zulhijah akan diputuskan dalam Sidang Isbat oleh Kementerian Agama RI malam ini. Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menunggu keputusan resmi pemerintah dengan sabar dan tetap menjaga semangat kebersamaan,” kata H. Amar.

Pengamatan hilal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan penetapan waktu ibadah berdasarkan metode hisab dan rukyat yang sahih. Penetapan 1 Zulhijah sangat krusial, mengingat akan menentukan pelaksanaan ibadah haji dan Hari Raya Iduladha di Indonesia. Hasil sidang isbat nantinya akan disampaikan secara resmi kepada publik melalui siaran pers Kementerian Agama. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *