Jakarta – jendelamalut.com – Satuan Brimob Polda Metro Jaya mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang bergengsi Brimob Challenge 2025 yang digelar di Pusat Pendidikan (Pusdik) Brimob, Watukosek, Jawa Timur. Dari total 47 tim peserta yang berasal dari berbagai satuan Brimob se-Indonesia, tim Satuan Brimob Polda Metro Jaya berhasil menembus peringkat empat besar nasional.

Kompetisi yang berlangsung selama enam hari, dari 17 hingga 22 Mei 2025 ini, menjadi ajang pembuktian kekuatan fisik, ketangguhan mental, kekompakan tim, serta kecakapan taktis dari setiap satuan elit Brimob Polri. Brimob Challenge bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi tolok ukur profesionalisme dan kesiapan tempur para personel Brimob dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol Henik Maryanto, mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas capaian luar biasa yang diraih timnya. Ia menegaskan bahwa hasil ini adalah buah dari latihan yang disiplin, program pembinaan yang terstruktur, serta semangat kebersamaan dan loyalitas tinggi antaranggota.
“Kompetisi ini bukan sekadar adu kekuatan fisik atau kecepatan, melainkan juga tentang mental juang, esprit de corps, kecerdikan strategi, dan solidaritas tim. Kami bersyukur dan bangga bisa bersaing dengan satuan-satuan terbaik dari seluruh Indonesia dan tetap membawa nama Satuan Brimob Polda Metro Jaya ke posisi yang membanggakan,” ujar Kombes Henik saat ditemui di Jakarta, Senin (26/5/2025).
Lebih lanjut, Kombes Henik menambahkan bahwa ajang seperti Brimob Challenge menjadi penting tidak hanya untuk meningkatkan kompetensi teknis dan taktis, tetapi juga untuk mempererat solidaritas antarsatuan Brimob dari seluruh daerah.
“Ini momentum penting untuk saling belajar, mengukur kemampuan, dan membangun sinergi di antara jajaran Korps Brimob Polri,” tegasnya.
Prestasi ini menambah daftar panjang kontribusi dan dedikasi Satuan Brimob Polda Metro Jaya dalam menjaga stabilitas dan keamanan, baik di tingkat regional maupun nasional. Dengan semangat “Setia, Berani, dan Ikhlas”, mereka terus membuktikan bahwa profesionalisme bukan hanya slogan, melainkan prinsip yang dijalankan dalam setiap tugas dan pengabdian. Red












