Tim Gabungan Polres Halmahera Utara Tangkap DPO Residivis Kekerasan di Desa Soasio, Pelaku Dilumpuhkan Setelah Coba Kabur dari Kepungan Petugas

Berita Informasi123 Dilihat

Halmahera Utara – jendelamalut.com – Upaya penegakan hukum kembali membuahkan hasil signifikan di wilayah Halmahera Utara. Seorang residivis yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), berinisial AJ alias Boboho, berhasil ditangkap oleh tim gabungan Kepolisian Resor (Polres) Halmahera Utara pada Minggu, 25 Mei 2025, di Desa Soasio, Kecamatan Galela.

Penangkapan terhadap Boboho dilakukan oleh personel gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Satuan Intelkam (Satintelkam), dan Polsek Galela, dengan dukungan aktif dari masyarakat setempat. Keberhasilan ini berawal dari informasi warga yang melaporkan keberadaan pelaku di salah satu rumah keluarga di Desa Soasio.

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa setelah menerima laporan tersebut, tim gabungan segera bergerak dari Kota Tobelo menuju lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

“Setibanya di lokasi, pelaku menyadari kehadiran petugas dan berupaya kabur. Petugas sempat memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali, namun pelaku tetap melarikan diri. Karena tidak mengindahkan peringatan, aparat akhirnya mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak ke arah kaki pelaku, sehingga berhasil dilumpuhkan,” terang Kombes Bambang.

Setelah dilumpuhkan, AJ alias Boboho langsung dievakuasi ke RSUD Tobelo untuk menjalani perawatan medis. Usai mendapat penanganan, ia kemudian dibawa ke Mapolres Halmahera Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dan saat ini telah ditahan di ruang tahanan Polres.

Boboho diketahui merupakan residivis yang terlibat dalam kasus tindak pidana kekerasan secara bersama-sama. Ia akan dijerat dengan Pasal 170 ayat (1) KUHP, subsider Pasal 351 ayat (1), juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penangkapan ini menjadi bukti komitmen Polres Halmahera Utara dan jajarannya dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum di wilayah hukumnya. Selain itu, kolaborasi dengan masyarakat menjadi elemen penting dalam keberhasilan operasi ini. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *