Sekda Ternate Hadiri Rapat Pembahasan Awal RPJMD 2025–2029 Bersama Bapemperda DPRD

Berita Informasi264 Dilihat

Ternate, 28 Mei 2025, jendelamalut.com — Pemerintah Kota Ternate terus mematangkan proses perencanaan pembangunan daerah jangka menengah melalui tahapan-tahapan strategis dan kolaboratif. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM, hadir langsung dalam Rapat Pembicaraan Tingkat I Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Ternate yang dilaksanakan di Auditorium Bappelitbangda Kota Ternate, Rabu (28/5).

Rapat ini mengusung agenda utama pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terhadap Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ternate Tahun 2025–2029, yang merupakan dokumen perencanaan strategis jangka menengah Pemerintah Daerah.

Selain Sekda, rapat ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Mohd. Taufik Djauhar, SE., M.Si., Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Abdullah Hi Muhammad Saleh, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Pariwisata Rustam Pandjab Mahli, S.Pd., Kepala Bagian Hukum Setda Kota Ternate Toto Sunarto, SH, serta Tim Penyusun Ranwal RPJMD Kota Ternate.

Dalam sambutannya, Sekda Rizal Marsaoly menekankan pentingnya keterpaduan antara eksekutif dan legislatif dalam menyusun RPJMD, agar arah kebijakan pembangunan ke depan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan daerah.

> “RPJMD ini adalah instrumen strategis dalam merumuskan arah pembangunan Kota Ternate lima tahun ke depan. Oleh karena itu, pembahasan DIM ini bukan hanya prosedural, tetapi menyangkut subtansi visi pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis data,” ujar Rizal.

 

Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif Bapemperda DPRD dalam proses pembahasan awal ini dan berharap sinergi tersebut terus terjaga hingga RPJMD disahkan menjadi peraturan daerah.

Plt. Kepala Bappelitbangda, Mohd. Taufik Djauhar, dalam paparannya menjelaskan bahwa DIM Ranwal RPJMD mencakup berbagai isu strategis yang telah diidentifikasi melalui proses konsultasi publik dan evaluasi pembangunan periode sebelumnya. Ranwal ini menjadi dasar bagi penajaman program prioritas, target kinerja, dan arah kebijakan pembangunan hingga tahun 2029.

Lebih lanjut, Taufik menyampaikan bahwa Ranwal RPJMD 2025–2029 menitikberatkan pada penguatan kualitas pelayanan publik, pengembangan sektor ekonomi unggulan berbasis potensi lokal, serta peningkatan tata kelola pemerintahan dan partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD Kota Ternate yang memimpin rapat menyampaikan bahwa DPRD akan menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan secara optimal dalam setiap tahapan pembentukan Perda RPJMD, sekaligus memastikan adanya keseimbangan antara visi politik dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.

Rapat ini menjadi momentum awal yang penting dalam proses penyusunan RPJMD yang akan menjadi pedoman utama pembangunan Kota Ternate selama lima tahun ke depan. Diharapkan, dokumen final RPJMD nantinya mampu menjawab dinamika pembangunan kota dan mendorong percepatan tercapainya visi pembangunan jangka panjang Kota Ternate. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *